33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

209 Atlet Ambil Bagian

Djarum Foundation Kejurkab PBSI Cup Xvii Wonosobo 2018

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

LEWATI PENYISIHAN: Unggulan tunggal dini putra Baraka dari PB Gajahmada memastikan diri maju babak delapan besar. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LEWATI PENYISIHAN: Unggulan tunggal dini putra Baraka dari PB Gajahmada memastikan diri maju babak delapan besar. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Sebanyak 209 atlet bulutangkis di Kabupaten Wonosobo mengikuti kejuaraan Djarum Foundation Kejurkab PBSI Cup XVII Wonosobo 2018, yang bergulir mulai Jumat (11/5). Peserta sebanyak itu, meliputi pemain kategori kelompok Kelompok Usia, Kelompok Dewasa dan Kelompok Veteran. Seluruh pemain, berasal dari klub Perkumpulan Bulutangkis (PB).

Sekretaris Pertandingan, Slamet, mengatakan, jumlah peserta tersebut tidak jauh berbeda dari kejuaraan sebelumnya. penambahan dan berkurangnya peserta kelompok usia, biasanya karena atlet yang bersangkutan melanjutkan sekolah ke luar daerah, sehingga tidak bisa lagi mengikuti Kejurkab.

“Dibuka tingkat pra dini agar menarik minat anak – anak lainnya berlatih bulutangkis. Tingkat usia ini dalam beberapa kejurkab terakhir sudah dibuka, untuk menampung pemain amatir yang baru belajar bulutangkis,” imbuhnya.

Berdasarkan data pertandingan, dari jumlah seluruh jumlah peserta, peserta kelompok usia tingkat pra dini putra terdiri 12 pemain, usia dini 40 pemain, anak-anak 36 pemain, pemula 12 pemain dan remaja 9 pemain. Sisanya, pemain yang tampil di kelompok dewasa dan veteran.

“Pemain remaja putri, taruna putra dan taruna putri kita fasilitasi di kategori dewasa. Karena itu partai ini kita mainkan tiga pertandingan, yaitu tunggal dan ganda putra, serta ganda putri,” imbuh Slamet.

Sementara pemain unggulan kelompok tunggal usia dini putra, Danish dari klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) BST dan Baraka dari PB Gajahmada, memastikan maju kebabak delapan besar Djarum Foundation Kejurkab PBSI Cup XVII Wonosobo 2018. Danish menempati unggulan petama, sementara berada di unggulan dua.

Hasil kejuaraan sementara hingga kemarin di Gedung Serba Guna (GSG) Tobong, Kertek, Jalan Parakan km 01 Wonosobo, Danish mencatat kemenangan atas Falih (Baker) 21-9, 21-9.  Baraka yang ditantang Asya, juga dari PB Baker, tidak kesulitan memetik kemenangan dua set langsung 21-3, 21-2.

Selain dua pemain tersebut, tiket perempat final lainnya diraih oleh, Davino (PB Tunas Perkasa), Erlang (PB ABS),  Gharlip (PB Baker), Agha (PB ABS), Galang (PB Indoraya) dan Galang B (Bina Muda). (fiq/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Batik Rifaiyah Tiga Negeri Sarat Nilai Spiritual

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Batik Rifaiyah Motif Tiga Negeri yang menjadi primadona pecinta batik, dalam prosesnya memiliki sejarah dan kental nuansa religius. Tidak heran kalau harganya...

Ancam Polisi dengan Pisau

WONOSOBO – Suasana di pos polisi Plaza Wonosobo, Selasa (14/11) sekitar 14.15 WIB mendadak gempar. Seorang pria tiba-tiba menerobos masuk pos sambil mengacungkan pisau...

Tim Disnakan Temukan Cacing Hati

TEMANGGUNG - Tim monitoring penyembelihan hewan kurban Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Temanggung, Jumat (1/9), melakukan pemantauan di beberapa titik pusat penyembelihan hewan...

Cantrang Dilarang, Kredit Macet Mengancam

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Dilarangnya penggunaan alat tangkap cantrang di Kabupaten Batang ternyata cukup berimbas dalam bidang ekonomi. Tercatat pada awal tahun ini, Perusahaan Daerah...

Ribuan Pecinta Burung Ramaikan Tanggul BKB

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Ribuan pecinta burung dari berbagai kota di Jawa Tengah memperebutkan piala YTBK Cup di Tanggul Banjir Kanal Barat (TBKB), di Kelurahan Ngemplak Simongan,...

Terampil Menulis Teks Recount dalam Bahasa Inggris lewat Cerita Bergambar

RADARSEMARANG.COM - CERITA adalah rangkaian peristiwa yang disampaikan, baik berasal dari kejadian nyata (non fiksi) ataupun tidak nyata (fiksi). Cerita adalah penuturan tentang sesuatu...