33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Sosialisasi Pilgub, KPU Gelar Dangdutan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Untuk meningkatkan partisipasi pemilih di kalangan masyarakat khusus, yakni lapas dan penghuni rusunawa, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang menggelar orkes dangdutan. Hal ini dilakukan karena sosialiasi di masyarakat khusus dianggap lebih tepat dengan cara santai.

Divisi Sosialisasi KPU Kota Magelang, Singgih Hardjanto, di sela-sela Sosialisasi Pilgub 2018, di rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Kampung Nglarangan, Potrabangsan, Kamis (10/5) menuturkan, KPU berkewajiban untuk melakukan sosialisasi pelaksanaan Pemilu 2018 agar tingkat kehadiran di TPS meningkat. Salah satu yang wajib didatangi adalah masyarakat khusus atau suatu kelompok masyarakat dengan kondisi sosial tertentu.

“Kali ini kita laksanakan dulu di sini, rusunawa Potrobangsan. Nanti setelah Lebaran baru di lapas,” kata Singgih.

Singgih menuturkan, dalam kegiatan tersebut sekitar 92 kepala keluarga (KK) dihibur dengan organ tunggal dan beberapa penyanyi wanita. Singgih menyebutkan, KPU memilih cara unik dikarenakan warga rusunawa tidak memungkinkan memakai cara formal layaknya sosialisasi di tingkat kecamatan maupun kelurahan

“Kalau terlalu serius jadi malah kurang mengena. Intinya, pesan itu tersampaikan dan mampu dicerna. Kemudian pada 27 Juni berbondong-bondong ke TPS,” imbuh Singgih.

Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Perianto Amron, juga tak ragu menyampaikan materi sosialisasi dengan menyanyi dan mengolah kata. “Kalau pernah ada novel Cintaku di Rumah Susun, saya juga berharap ada cinta di rumah susun ini, untuk mau datang ke TPS dan memilih calon pasangan gubernur dan wakil gubernur,” beber Basmar.

Dalam kesempatan tersebut, KPU juga menyerahkan cenderamata kepada warga rusunawa berupa 27 tong sampah yang bertuliskan Pilgub Jateng 27 Juni 2018. “Sengaja kita berikan tong sampah sejumlah 27, biar ingat kalau coblosannya besok tanggal 27,” pungkas Basmar. (had/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tolak Penambangan yang Merusak

SEMARANG - Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menuntut pemerintah mencari alternatif lain yang lebih ramah lingkungan dalam mengelola tambang. Seruan ini dilakukan...

Harga Properti Relatif Stabil

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kondisi pasar properti residensial di Kota Semarang pada triwulan IV lalu menunjukkan pergerakan yang positif walaupun nilainya tidak signifikan, sehingga dapat...

Padukan Batik dengan Tren Western

SEMARANG – Kain batik yang biasanya dibuat dengan kesan glamour, coba ditanggalkan oleh desainer batik asal Semarang, Cornelia Meiriyani. Ia mencoba mengangkat orisinalitas batik...

Senang Ketemu Banyak Pejabat

Nama Ogut memang terkenal di gedung Korpri Kota Salatiga. Pria yang bernama lengkap Agus Ahmad Wahyudi ini kesehariannya bertugas menangani perizinan penggunaan atau sewa...

Pentingkah IPS Diberikan pada Siswa SD?

RADARSEMARANG.COM - ILMU Pengetahuan Sosial (IPS) penting bagi siswa SD karena di dalamnya memuat materi yang mempersiapkan dan mendidik siswa untuk hidup dan memahami...

Ciptakan Inovasi Helm Pintar

SEMARANG – Salah satu sekolah binaan Astra Motor Jateng, yakni SMKN 1 Bulukamba berhasil menciptkan helm pintar yang terkoneksi dengan motor. Temuan helm yang...