33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Lakukan Skrining Dini, Cegah Thalassemia

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Dr Budi Setiawan, SpPD

Divisi Hematologi Onkologi Medik KSM Ilmu Penyakit Dalam RSUP dr Kariadi Semarang

RADARSEMARANG.COM – PENYAKIT Thalassemia adalah penyakit genetik yang disebabkan kadar hemoglobin pada darah terus mengalami penurunan. Secara gamblang penyakit ini disebabkan oleh kelainan biosintesis rantai alfa dan beta globin yang bersifat diturunkan. Hal itu berakibat menurunnya kecepatan produksi atau abnormalitas produksi satu atau lebih rantai yang menyebabkan menurunnya produksi hemoglobin dan terjadi destruksi berlebihan.

Dr Budi Setiawan SpPD dari Divisi Hematologi Onkologi Medik KSM Ilmu Penyakit Dalam RSUP dr Kariadi Semarang menuturkan pada dasarnya ada dua tipe thalassemia yakni alfa dan beta. Dari dua jenis tersebut jenis thalassemia beta memiliki kasus terbanyak, yakno hilangnya gen yang berhubungan dengan rantai globin beta. “Untuk tipe Alfa jarang sekali yang bisa eksis, begitu terserang akan terjadi kematian,” katanya.

Ia menuturkan, thalassemia beta sendiri kembali dibagi menjadi tiga jenis, yakni minor, intermedia dan yang terakhir mayor yakni jenis penyakit yang paling berbahaya. Biasanya penyakit ini bisa terjadi karena diturunkan dari kedua orang tua yang memiliki risiko thalassemia, sehingga perlu dilakukan pencegahan karena panyakit ini adalah jenis penyakit tidak menular.

“Jenis yang minor misalnya, tampak sehat dan tidak perlu transfusi, kadar hemoglobinnya pun normal. Sementara intermedia adalah yang perlu transfusi namun tidak rutin. Terkadang jenis minor menjadi masalah karena memiliki risiko yang besar, walaupun tampak sehat,” jelasnya.

Budi menjelaskan, perlu adanya pendekteksian dini untuk menekan penyakit ini, salah satunya dengan skrining dan melakukan diagnosis. Pasalnya, penderita thallasemia minor, jika menikah dengan sesama gen minor, dipastikan jika memiliki keturuanan akan menuruni 50 persen thalassemia minor ataupun 25 persen mayor dan sisanya normal. Sama halnya jika pemilik gen tersebut, menikah dengan orang yang tidak memiliki gen thallassemia, akan mendapatkan keturunan dengan risiko yang sama.

“Karena itulah, sebelum menikah perlu skrining. Jika sudah terlanjur, bisa konsultasi ke ahli genetik. Namun, kalau dinyatakan membawa gen mayor, boleh menikah, namun alternatifnya disarankan tidak boleh memiliki anak karena akan menambah jumlah penderita,” paparnya.

Pada dasarnya, penyakit ini dapat didiagnosa dengan adanya riwayat keluarga dengan penyakit serupa atau pucat yang kronik. Riwayat transfusi berulang, gangguan pertumbuhan, dan kerapuhan tulang. Penyakit ini sendiri belum bisa disembuhkan, penderita thallassemia mayor harus menjalani tranfusi darah seumur hidup, mengonsumsi obat kelasi besi setiap hari ataupun menjalani transplantaso sumsung tulang. Namun cara terakhir ini sangat sulit karena biayanya yang sangat mahal.

Secara pemeriksaan fisik, penderita penyakit ini akan mengalami variasi anemia ringan hingga berat, pucat dan kurang gizi, pertumbuhan kurang, facies monoloid hepar dan limpa membesar. “Transfusi darah punya efek, di antaranya gagal ginjal dan gagal jantung, sehingga harus mengonsumsi obat kelasi besi agar tidak terjadi pengendapan,” ucapnya.

Ia mengungkapkan penyakit tersebut menjadi penyakit nomor 5 dengan pembiayaan terbesar yang ditanggung oleh BPJS. Thalassemia di tahun 2014 memiliki jumlah kasus sebesar 60.929 kasus, di tahun 2015 pun mengalami kenaikan menjadi 108.451 kasus, serta tahun 2016 menjadi 122.474 kasus dengan jumlah pembiayaamn sebesar Rp 476.665.652.970.

“Jika penyakit tersebut tidak bisa disembuhkan, perlu dilakukan pendeteksian sedini mungkin terhadap generasi muda ataupun pasangan yang hendak menikah dengan mengandalkan fasilitas kesehatan tingkat pertama atau puskesmas,” pungkasnya. (den/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Berbagi Inspirasi dalam Mendekorasi Rumah Sendiri

RADARSEMARANG.COM - Penataan interior yang tepat menjadikan hunian kian nyaman ditinggali. Seni mendekorasi rumah pun menjadi salah satu hobi yang menyenangkan. Komunitas Home Decor Lovers...

Gaya Pujian Pembangkit Motivasi Belajar

RADARSEMARANG.COM, PROSES pembelajaran adalah sebuah proses yang unik karena selain dituntut untuk mampu memberikan pengalaman dan pengetahuan yang baru pada peserta didik juga harus...

Pelaku Diamankan, Senpi Dititipkan Polda 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pengemudi mobil yang ribut dengan petugas pengawas BRT Trans Semarang sambil menodongkan senjata api telah diamankan polisi. Pria tersebut diketahui bernama Muchtar...

Hanya Tiga Masuk 500 Besar Dunia

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kualitas pendidikan tinggi di Indonesia saat ini terus digenjot oleh Kementerian Riset dan Teknologi  Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) dengan mendorong ekonomi...

Perkuat Matic, Honda Luncurkan Duo Vario

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Perkuat pasar matic, produsen Honda kembali meluncurkan produk teranyar bagian dari Honda Vario Series. Adalah All New Honda Vario 150 dan All New Honda Vario 125. Kedua...

Satu Syuro, Usir Setan atau Bertemu Tuhan

RADARSEMARANG.COM-Banyak orang menganggap malam 1 Syuro adalah malam yang mistis. Mereka melakukan berbagai ritual. Malah ada yang bersemedi dan melekan semalam suntuk. Ada pula...