33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Dispendukcapil Percepat Pemohon KTP Elektronik

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Berbagai upaya untuk menyukseskan program percepatan KTP Elektronik (KTP-el) terus dilakukan. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kendal misalnya untuk memberikan kesadaran menggandeng berbagai instansi dan kelompok masyarakat.

Kepala Dispendukcapil Kendal, Bambang Dwiyono beberapa diantara untuk mempercepat perekaman penduduk dengan menggandeng beberapa instansi seperti Sekolah, DPRD dan KPU. Selain itu pemerintah desa hingga ketingkatan RT. “Juga kelompok PKK dan lainnya sehingga tumbuh kesadaran masyarakat untuk segera mendaftarkan diri dan melakukan perekaman,” katanya, kemarin.

Selain menggandeng instansi lain, Dispendukcapil juga mulai mengebut percetakan KTP. Yakni sehari menargetkan 550 keping KTP-el perhari. “Kami berencana akan menambah alat pencetakan agar kami mampu mencetak sebanyak 1000-1500 keping  KTP-el perhari,” akunya.

Ia mengatakan kendala yang dihadapi oleh pihaknya adalah saat data penduduk di server kementrian dalam negeri. Menurutnya jika kode penduduk masih SFE (Send For Enrollment) maka KTP-el belum bisa dicetak karena sedang diproses di KTP.  “Tapi kalau setelah dicek, kodenya berganti PRR (Print Ready Record) maka KTP sudah dapat dicetak,” paparnya.

Ia mengatakan saat ini Dispendukcapil sudah mencetak 91,5% data penduduk kendal yang wajib memiliki KTP-el. Total penduduk yang wajib KTP-el adalah sebanyak 737.947 jiwa. Saat ini yang belum melakukan perekaman sebanyak 26.719 orang.”Blangko KTP-el sendiri masih dalam kondisi mencukupi. Yakni ada sekitar16 ribuan blanko KTP-el. Jadi untuk sampai akhir bulan ini masih mencukupi,” katanya

Bambang menambahkan untuk pelayanan lainnya seperti pengurusan KK, Akta Kelahiran atau Akta Kematian, pihaknya jadikan hal itu satu paket dan dapat selesai dalam waktu 1X24 jam.  “Hal ini kami maksudkan agar masyarakat tidak perlu bolak-balik ke Kantor Dispendukcapil,” akunya.

Semetnara salah seorang pemohon KTP-el, Eko Suseno, warga Kendal mengaku telah melakukan perekaman data pada bulan Agustus 2017 lalu dan rencananya KTP-el itu akan selesai bulan ini, KTP Bisa diambil. “Belum bisa sehari jadi, karena banyak yang mengajukan dan antrian yang dulu saat blangko KTP-el habis dan baru mencetak sekarang,” akunya. (bud/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Rumah Terakhir Maria

Oleh: Dahlan Iskan Dari dunia Jalaluddin Rumi saya ke dunia Maria. Dari Konya ke Ephesus. Kota Ephesus sendiri kini tinggal puing-puing kuno. Reruntuhannya terlihat di kanan...

Ada Buruh Belum Ikut Jaminan Sosial

MAGELANG - Dewan Pengurus Wilaya­h (DPW) Asosiasi Peke­rja (Aspek­) Indonesia, Jawa Ten­gah menyambut baik Raperda Inisiatif DPRD Kota Magelang tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan. Harapan besar...

Bupati Ingatkan Bahaya Degradasi Patriotisme

WONOSOBO--Bupati Wonosobo Eko Purnomo membuka secara resmi Pendidikan Kader Bela Negara bagi calon peserta seleksi masuk Polri di aula Villa Oemah Nduwur Andongsili Mojotengah,...

Konsleting Listrik, Bus Ludes Terbakar

UNGARAN–Si jago merah kembali mengamuk di Kabupaten Semarang. Kali ini, si jago merah melalap sebuah bus yang terparkir di eks Gedung Perhubungan (PHB), Kecamatan...

4 Gereja Dijaga 24 Jam

RADARSEMARANG.COM, KENDAL —  Hari ini, 58 gereja di Kendal dijaga ketat. Ada 600 personel yang diterjunkan Polres Kendal untuk berjaga. Bahkan 4 gereja diantaranya...

Kasus Mbah Lancing Berakhir Damai

KEBUMEN - Peristiwa dugaan perusakan Cagar Budaya Makam Mbah Lancing yang terletak di Desa Mirit Kecamatan Mirit, Kebumen, Minggu (29/1) lalu, berakhir damai. Secara...