33 C
Semarang
Kamis, 2 Juli 2020

Bentengi Anak dengan Kitab Tauhid

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sebagai upaya membentengi anak-anak dari dampak negatif perkembangan teknologi, Bupati Pekalongan, meluncurkan program perkuatan karakter pendidikan bagi anak-anak, di pendopo rumah dinas bupati, Jumat (11/5).

Program tersebut mewajibkan siswa SD/MI dan SMP/MTs untuk membaca kitab Risalah Awal, yang merupakan kitab tauhid. Kemudian, dalam pembacaannya disesuaikan dengan kearifan lokal yakni dibaca menggunakan bahasa Jawa.

“Ini upaya bagaimana kita membentuk pendidikan karakter sesuai amanat Presiden, tapi disesuaikan kearifan lokal, ini kitab tauhid, sama dengan kitab lain, tapi menggunakan bahasa Jawa, supaya anak-anak tetap tahu bahasa Jawa dan bahasa Jawa tidak hilang begitu saja,” ungkap bupati.

Bupati mengatakan bahwa anak-nak dinilai masih sangat labil, dan mudah terpengaruh inovasi untuk menghadapai pesatnya perkembangan zaman. Meski dampak positif dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi, seperti media sosial, dapat mempermudah gerak langkah menjangkau informasi secara cepat, berkomunikasi dengan mudah, bahkan menjadi sarana bisnis yang baik. Namun efek negatif juga tak bisa dielakkan. Cepatnya informasi tak jarang dimanfaatkan oleh oknum untuk menyebarkan berita hoax atau informasi menyesatkan, memunculkan pergaulan bebas, bahkan sampai pada peredaran narkoba.

Menurutnya, program perkuatan karakter pendidikan bagi anak-anak, meski baru mulai diberlakukan pada tahun ajaran baru mendatang, tapi sekolah-sekolah sudah mempersiapkan diri. Dan dalam kegiatan launching sebagian besar siswa sudah terlihat hafal kitab tersebut.

“Jadi nanti akan disusun Peraturan Bupati kaitan dengan pendidikan agama Islam. Ini kita lakukan karena kekhawatiran terhadap hal-hal buruk. Generasi muda harus diselamatkan. Kalau pengetahuan agama baik, pendalaman agama baik, akidah kuat, mereka bisa menyaring, tidak mudah terjebak pergaulan, seperti narkoba dan pergaulan bebas lainnya. Karena ini akan menjadi benteng bagi anak-anak,” kata Bupati Asip.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan, Sumarwati, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pembinaan guru-guru agama, untuk melakukan pembelajaran kitab tersebut bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs.

“Karena kitab tersebut menguatkan anak didik agar mengenal Tuhan, menggunakan pendekatan akal, sehingga ketika dibaca setiap hari akan menjadikan anak hafal dengan sendirinya dan terpatri kuat di dalam diri,” tegas Sumarwati. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Menikmati Keindahan Curug Sigandul Sodong

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Dari lima belas kecamatan di Kabupaten Batang, Wonotunggal salah satu kecamatan yang memiliki potensi wisata cukup banyak. Ke depan dapat dijadikan paket...

IAIN Salatiga Gelar Wisuda VI 2017

SALATIGA - Gelaran wisuda ke-6 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga dilaksanakan kembali. Prosesi wisuda tersebut akan belangsung di komplek kampus 3, Jalan Lingkar...

Rob Lagi, Warga Tak Bisa Berdagang

  PEKALONGAN-Tak hanya kenyamanan tempat tinggal yang terusik akibat banjir rob di wilayah Kota Pekalongan, namun pergerakan perekonomian juga nyaris mati. Saat tak ada hujan,...

Puluhan Kilogram Obat Mercon Dimusnahkan

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Jajaran Polres Magelang berhasil membekuk dua pelaku pembuat dan peracik petasan. Kedua tersangka yakni Sobrun Jamil, 45, warga Dusun Tumbu Desa...

Telkomsel Bantu 23 Ton Kurma untuk 15 Masjid

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA–Menyambut Ramadan 1439 Hijriyah, Telkomsel berbagi takjil Ramadan berupa 23 ton kurma yang diserahkan kepada 15 masjid di berbagai wilayah dari ujung barat...

Jajaki Penerbangan ke Tiongkok

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tengah mengkaji rencana pembukaan rute penerbangan langsung Semarang – Tiongkok dan sebaliknya. Hal ini mengingat besarnya...