31 C
Semarang
Jumat, 27 November 2020

Sanggar Kejeling Bersihkan Pantai

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Puluhan anak yang tergabung dalam Sanggar Kejeling, Desa Sidomulyo Kecamatan Cepiring jaga pantai bertajuk Sepakat Serentak Kita Bergerak. Acara dikemas dalam bentuk penanaman pohon mangrove dan bersih-bersih pantai.

Sebagai penyemarak kegiatan yang sebagian besar diikuti anak-anak muda ini, sebelumnya dilakukan pentas seni dari anak-anak sanggar, talk show, seminar lingkungan hidup dan bersepeda bersama. Selain itu juga dipamerkan lukisan dan kerajinan dari barang bekas serta pameran koleksi keris milik dari anak-anak tersebut.

Acara diawali dengan pentas seni yang menampilkan kesenian tradisional Kuda Lumping, musikalisasi puisi dan talk show yang menghadirkan narasumber dari aktivis lingkungan dan BNN Kendal.

Camat Cepiring, Endah Ispriyandini mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan anak-anak muda yang mau memelopori masyarakat untuk mencintai lingkungan dan melestarikan kesenian tradisional. “Karena kalau bukan anak-anak muda, siapa lagi yang akan menjaga lingkungan agar tetap lestari dan melestarikan budaya tradisional,” tuturnya.

Jika tidak ada anak-anak muda yang mau melestarikan budaya sendiri, maka lama-lama akan hilang dan tergantikan oleh budaya luar. “Termasuk menjaga lingkungan ini harus tumbuh kesadaran anak-anak muda, sebab mereka adalah generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Kasi Pencegahan BNN Kendal, Gembong Sapto Nugroho mengatakan jika kegiatan tersebut menunjukkan adanya kesadaran dari anak-anak muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. “Hanya anak-anak muda yang anti narkoba inilah yang bisa menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.

Pembimbing Sanggar Kejeling, Agus Riyatno mengatakan, Sanggar Kejeling yang secara resmi baru berdiri pada bulan Maret 2018 lalu. Kegiatan rutinan yang dialkukan yakni latihan kesenian gamelan, kerajinan, melukis, puisi, dan belajar bersama.

Ketua panitia, Dicky menambahkan, untuk kegiatan menanam pohon disediakan 50 bibit pohon ketapang dan 50 biibit pohon mangrove. Dalam kegiatan ini, panitia mengundang perwakilan dari berbagai kelompok masyarakat, seperti kelompok petani, kelompok tambak, komunitas pendaki gunung, Kosti, Gerak Peduli Kendal, Kendal Membaca, Kendal Mengajar, juga Duta Wiasta dan lainnya.  (bud/bas)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...