Loenpia Jazz 2018 Digelar di Hutan Tinjomoyo

  • Bagikan
AGENDA TAHUNAN : Sejumlah panitia Loenpia Jazz 2018 memaparkan agenda yang akan digelar di Hutan Wisata Tinjomoyo. (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG)
AGENDA TAHUNAN : Sejumlah panitia Loenpia Jazz 2018 memaparkan agenda yang akan digelar di Hutan Wisata Tinjomoyo. (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perhelatan musik Jazz tahunan Kota Semarang, Loenpia Jazz 2018 kembali digelar. Mengusung tema besar Unity in Diversity, gelaran musik Jazz ini akan mengambil tempat di Hutan Wisata Tinjomoyo, Semarang, Sabtu (12/5) besok. Sejumlah musisi jazz tanah air hingga manca negara akan meramaikan Loenpia Jazz 2018.

Steering Committee Loenpia Jazz 2018 Katarina A Hadriani menggatakan, terdapat gebrakan baru yang disiapkan oleh panitia bagi penonton yakni dengan penambahan dua rangkaian acara yang melibatkan komunitas besar di Semarang. acara tersebut adalah Loenpia Run bersama Semarang Runners dan Instameet bersama para Instagrammers Semarang.

“Loenpia Jazz dan Komunitas Jazz Ngisoringin tentunya ingin melibatkan pula komunitas besar lainnya. Sesama penggerak komunitas dan sesama warga kota tentu saja kami ingin untuk saling merangkul dan mempererat hubungan,” ungkapnya saat jumpa media di Rooms Inc Hotel, Kamis (10/5).

Dijelaskan, nantinya acara Loenpia Run akan digelar mulai pukul 16.00 dimulai dari venue Hutan Wisata Tinjomoyo, melewati jembatan merah menuju jalan Sendang Pentul, kemudian ke arah Jalan Pawiyatan Luhur belok kekiri, menuju ke arah venue. Total keseluruhan rute ini adalah sepanjang 3,6 km dengan estimasi waktu selama 50 menit.

“Untuk pendaftarannya bisa langsung ke instagramnya Semarang Runners di @semarangrunners ,” tambahnya.

Katarina membeberkan, Loenpia Jazz 2018 kali ini menghadirkan musisi Jazz Internasional asal Belanda yakni Rebecca De Tuan. Selain dia, musisi tanah air juga akan meramaikan antara lain Shadow Puppet and Harvey Malaihollo, Jazz Muda Indonesia, Nonaria, Dua Empat feat Asteriska, Rafi Muhammad Trio dan masih banyak lagi.

“Loenpia Jazz 2018 ini tetap bertahan dengan statusnya sebagai event musik yang tidak menjual tiket alias gratis bagi para penontonnya,” imbuh dia.

Disela acara, panitia juga mengadakan photo challenge yang dimulai sejak pukul 15.00 di sekitar Hutan Wisata Tinjomoyo. Tentu saja, panitia juga menyiapkan hadiah menarik untuk pemenang dari challenge tersebut dengan syarat meng-upload foto tersebut ke akun instagramnya yang tidak di gembok.

“Harus follow ke akun @loenpiajazz juga , nanti akan dipilih tiga foto terbaik yang akan diumumkan saat acara,” tuturnya.

Katarina menegaskan bahwa perhelatan musik ini terbuka untuk siapapun yang ingin menghadirinya. Selain itu pengunjunga juga dapat membeli official merchandise di booth-booth yang telah tersedia oleh panitia Loenpia Jazz 2018.

“Kami sangat berharap agar Loenpia Jazz 2018 mampu jadi jembatan untuk seluruh lapisan masyarakat sehingga musik jazz bisa dinikmati oleh seluruh kalangan,” pungkasnya. (tsa/zal)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *