33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Sujiwo Tejo: Kebudayaan Bagian dari Pendidikan 

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Sujiwo Tejo memberikan kemeriahan tersendiri  disela-sela seminar yang digelar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) di Balairung UKSW,Selasa (8/5).

Sebab, dalam seminar yang bertema “Standar Pendidikan Guru: Implikasinya Bagi LPTK dan Sekolah’, Sujiwo Tedjo menyanyikan lagu  berbahasa Jawa yang diiringi Paduan Suara FKIP UKSW.

Sujiwo Tejo sebagai seorang seniman dan budayawan mengungkapkan bahwa kebudayaan adalah bagian dari pendidikan karena dengan belajar budaya kita masuk pada tahap analisa dan mendesain, yang mana pada tahap itulah berlangsung pembelajaran. “Dalam dunia pendidikan, kita bisa memanfaatkan teknologi tanpa harus meninggalkan kebudayaan, keberagaman dan kearifan lokal yang ada”, jelasnya.

Terkait cara pendidik dalam menghadapi peserta didik, Sujiwo Tejo sedikit membagikan tips kepada peserta dengan menganalogikan Pendeta Durna dan muridnya Arjuna. Dimana sang Pendeta mendidik muridnya berdasar kasih dan ketulusan.

Seminar itu kemarin di lanjutkan dengan Workshop pada Rabu (9/5). Tiga pembicara mengisi seminar ini yakni Rektor UKSW, Neil Semuel Rupidara PhD, Kepala Subdirektorat Pendidikan Vokasi dan Prefesi Edi Mulyono MM, Sekertaris Umum Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI)  yang juga sebagai Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Ahman.

Dalam sambutannya, Rektor mengatakan pengajaran harus berbasis riset karena salah satu faktor terpenting dalam pendidikan adalah bagaimana membangun pengalaman dan pemahaman yang baru. Tidak sampai di situ, dalam materi yang disampaikan diawal seminar beliau menekankan bahwa dunia pendidikan harus menghadirkan bentuk-bentuk layanan pendidikan yang berkualitas dengan metode penyampaian yang tepat zaman untuk membekali partisipan belajar dengan kemampuan-kemampuan yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja maupun dalam kehidupan masyarakat di masa depan.

Neil S.Rupidara menambahkan penggunaan teknologi pada pembelajaran juga tidak terhindarkan, maka fokus dunia pendidikan adalah pada pengembangan kualitas manusia yang melampaui teknologi yaitu dengan mengembangkan apa yang menjadi ciri manusia yang membedakannya dengan mesin. (sas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Peredaran Narkoba Rambah Anak-Anak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Peredaran narkoba semakin memprihatinkan. Sasaran para bandar untuk meraup keuntungan sudah tidak pandang bulu. Tak hanya kalangan dewasa, tapi juga anak-anak....

Digemari Mahasiswa dan Selebgram

RADARSEMARANG.COM - Kreativitas dalam berbisnis memang tidak ada matinya. Seperti yang dilakukan Donat Bunny, yang mengkreasikan sejumlah karakter dalam donat untuk mengikuti perkembangan zaman....

LIBAS Kandang Tandang

DUA kali berlaga, dua kali poin absolut diraih. Ya, PSIS mengawali kompetisi Liga 2/2017 dengan hasil positif. Setelah mempermalukan Persipur Purwodadi 2-1 dalam laga...

Sehari 11 Nyawa Melayang di Jalan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Jumlah angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Tengah tergolong tinggi. Setiap harinya, terdapat 11 orang meninggal akibat lakalantas. Hal tersebut disampaikan...

Tembok Sorga

Oleh Dahlan Iskan Inilah rapat presiden paling singkat. Kurang dari dua menit. Di Gedung Putih. Rabu lalu. Yang diundang adalah pimpinan oposisi di DPR dan DPD....

Tas Ranting, Cara Asyik Belajar IPA

RADARSEMARANG.COM - IPA,  pelajaran yang kurang menarik. IPA, pelajaran yang membosankan. IPA, pelajaran yang sulit. Demikianlah, anggapan banyak peserta didik terhadap pelajaran IPA. Banyak...