25 C
Semarang
Senin, 19 April 2021

Izin Bermasalah, Satpol Segel Lahan Bengkel

spot_img
spot_img

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Satpol PP Kabupaten Semarang akhirnya menyegel lahan milik PT Mandalatama Armada Motor yang berada di RT 05/02 Kelurahan Bandarjo Kecamatan Ungaran Barat, Rabu (9/5).

Kepala Satpol PP Kabupaten Semarang, Tajudin Noor mengungkapkan penyegelan dilakukan karena pihak perusahaan belum memenuhi perizinan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. “Khususnya di ijin HO, ternyata salah satu persyaratan izin HO tandatangan warga menurut informasi, mereka (perusahaan) palsu,” kata Tajudin.

Pemalsuan tandatangan warga RT 05/02 Kelurahan Bandarjo tersebut diduga nekat dilakukan oleh pihak perusahaan karena tidak memperoleh izin dari masyarakat setempat. Akhirnya, guna memuluskan pergurusan perizinan, pihak perusahaan diduga nekat memalsu tandatangan warga setempat.“Syarat perizinan mereka ternyata tidak valid,” katanya.

Selain itu, aktivitas pembangunan lahan yang rencanannya akan digunakan untuk bengkel dan body repair tersebut juga ditentang oleh warga setempat.“Pihak DPMTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Satu Pintu) juga sudah menyurati pihak perusahaan untuk menghentikan sementara kegiatannya (pembangunan), sampai masalah selesai,” katanya.

Penyegelan langsung dipimpin oleh Tajudin Noor selaku kepala Satpol PP Kabupaten Semarang. Dikatakan Tajudin, penyegelan itu sebagai bukti sikap tegas dari Satpol PP untuk menindak bangunan yang melanggar peraturan maupun tidak memiliki izin yang valid.

Sebelumnya warga RT 05/02 Kelurahan Bandarjo meminta Pemkab Semarang mencabut izin pembangunan bengkel dan body repair milik PT Mandalatama Armada Motor yang berada dilingkungan pemukiman mereka.

Ketua RT 05/02, Joko Sri Winoto mengapresiasi tindakan tegas yang dilakukan oleh pihak Satpol PP Kabupaten Semarang dengan menyegel lahan tersebut. “Sebelumnya memang dalam pengurusan ijin HO mereka mendengkul semua tandatangan warga,” kata Joko.

Parahnya,kata Joko salah satu warga setempat yang sudah meninggal atas nama Ahmad Muzamil pada 2015 juga tercatat dalam daftar hadir dan juga ada bubuhan tandatangannya. “Semua tidak ada yang tandatangan sama sekali,” ujarnya. (ewb/bas)

spot_img

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here