32 C
Semarang
Selasa, 22 Juni 2021

Datangkan Guru Inspiatif Untuk Genjot Semangat Siswa

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN –  Dinas Pendidikan Kota Pekalongan mendatangkan berbagai tokoh inspiratif ke sekolah-sekolah. Mulai wali kota, pejabat, polisi, hingga wartawan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Soeroso menjelaskan, kedatangan tokoh tersebut ke sekolah diharapkan bisa mendorong siswa agar lebih semangat belajar.

“Kebetulan di SMP Salafiyah ini jadwalnya Pak Wali Kota M Saelany Machfudz menjadi guru dalam acara kelas inspirasi. Wali kota diminta menceritakan perjalanan hidupnya sejak SD hingga menjadi Wali Kota Pekalongan di hadapan siswa,” ucapnya, pada Rabu (9/5/2018).

Tampak pada kesempatan lain, para siswa antusias mendengarkan cerita yang disampaikan wali kota. Tak jarang para siswa bertepuk tangan sebagai bentuk apresiasi atas cerita yang disampaikan tersebut. Suasana dalam kelas juga tidak begitu tegang. Keheningan pecah saat wali kota menceritakan kisah lucu yang dialaminya.

Saelany bercerita saat dirinya melanjutkan kuliah di salah satu Perguruan Tinggi di Yogyakarta. Namun akhirnya ia harus berhenti karena permintaan orang tua.

“Saya pernah memberanikan diri untuk kuliah di Jogja, tapi ternyata saya harus ditarik pulang oleh orang tua saya, dan kembali ke Pekalongan,” kenangnya.

Sebuah hikmah yang dapat diambil dalam cerita singkat Saelany adalah taat kepada orang tua merupakan salah satu kunci kesuksesan.

“Dari berbagai biografi tokoh yang telah saya baca ternyata kunci kesuksesan mereka selain kegigihannya dalam berusaha adalah patuh kepada orang tua,” tegasnya.

Setelah kembali ke Pekalongan, ia berproses di organisasi, dari situlah kemampuannya ditempa. Sebab banyak ilmu yang bisa diterapkan dalam organisasi, baik ilmu manajemen hingga ke tataran teknis.

“Dari sebuah organisasi lah kemampuan saya ditempa, dari situ saya bersama rekan-rekan yang lain mendirikan sebuah koperasi, yakni Koperasi Pemuda Buana atau KOPENA yang hingga saat ini masih terus berkembang,” kataSaelany.

Dari situ ia dinilai sebagai orang yang sangat membidangi hal berkaitan dengan koperasi, sehingga tak jarang ia dipanggil untuk mengisi materi tentang koperasi di berbagai acara.

“Awalnya dulu saya minder, sebab yang hadir di situ tentunya dari berbagai kalangan yang latar belakang pendidikannya tinggi, yang menjadikan hati saya mantab adalah saya berkeyakinan bahwa saya bisa, dan tidak hanya sekadar teori saja melainkan lebih ke penerapan,” ceritanya memotivasi. (han/zal)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here