33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Pembangunan Pagar Dihentikan

Tak Berizin, Ada di Lahan Sengketa

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Satpol PP Kabupaten Semarang akhirnya menyegel pembangunan pagar permanen di lahan pertanian yang berlokasi di Desa Bergas Kidul Kecamatan Bergas, Selasa (8/5).

Kepala Satpol PP Kabupaten Semarang Tajudin Noor menjelaskan penyegelan dilakukan karena pembangunan pagar permanen melanggar dua perda sekaligus. “Perda yang mengatur izin gangguan karena mereka belum mengantongi izin gangguan (HO) dan IMB juga mereka belum memiliki, juga pelanggaran terhadap Perda tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum,” ujar Tajudin.

Penyegelan dilakukan dengan pemasangan garis Satpol PP di sepanjang pembangunan pagar. Selain melanggar perda, status tanah yang hingga kini masih menjadi sengketa juga menjadi alasan Satpol PP Kabupaten Semarang melakukan penyegelan. “Kami khawatirkan ini bisa menjadi semakin meruncing ke depannya. Inilah alasan kami hentikan supaya semuanya jelas. Ini memang belum berizin, selain itu juga ini di jalan nasional,” ujarnya.

Sampai saat ini, lahan tersebut masih ditempati sekelompok buruh tani yang mengaku sebagai penggarap di lahan tersebut. Dikhawatirkan aktivitas pembangunan pagar akan mengakibatkan timbulnya friksi antara pihak yang berkepentingan.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa Bergas Kidul, Saiul Hadi yang juga sebagai penggarap bangunan pagar tersebut mengakui jika memang belum mengantongi izin. “Memang saya belum memiliki izin,” kata Saiful.

Meski begitu, Saiful mengatakan pembangunan tidak memiliki izin dikarenakan memang dirinya tidak tahu menahu apakah ada peraturan yang mengatur tentang izin pembangunan pagar permanen atau tidak.

“Sebelumnya saya sudah konsultasi dengan pihak di atas saya (kecamatan), katanya tidak perlu IMB maka (pembangunan) tetap saya lanjutkan,” katanya. Pembangunan tersebut, lanjutnya, juga atas perintah seseorang atas nama Eddy Iskandar yang mengaku sebagai pemilik lahan sengketa tersebut. (ewb/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...