33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Ganjar Janjikan Rp 300 Miliar Untuk Pondok Pesantren

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 1, Ganjar Pranowo berjanji akan menganggarkan Rp 330 miliar untuk meng-cover kebutuhan pondok pesantren (ponpes).

Hal tersebut dikatakan Ganjar saat menghadiri Santri Creativity Party 2018 di Pondok Pesantren Wali, Candirejo, Kecamatan Tuntang, Senin (7/5) malam. “Yang sudah kami hitung secara teknokratis adalah politik anggarannya,” ujar Ganjar.

Hal tersebut ia lakukan manakala ia terpilih menjadi Gubernur Jawa Tengah dalam Pilgub 2018 ini. Rencanannya, anggaran tersebut akan digelontorkan kepada semua pondok pesantren se-Jawa Tengah. “Itu pun, saya kira belum cukup, tapi tahapan itu yang bisa kita dorong,” ujarnya.

Selain telah menghitung alokasi anggaran untuk ponpes, calon gubernur ini juga menghitung Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk sekolah swasta. Mengingat sekolah negeri telah mendapat BOP dari pemerintah. “Nah, kemarin kami menghitung kira-kira ada Rp 100 miliar lebih yang bisa kami hitung,” ujarnya.

Menurutnya, jika kepercayaan masyarakat Jawa Tengah terhadapnya masih tinggi dan menghantarkan dirinya menjadi Gubernur, janji-janji tersebut akan segera direalisasikan. “Nah saya mencoba menghitung ini. Kalaulah kemudian kepercayaan masyarakat muncul, hari ini sudah kami siapkan,” katanya.

Khusus untuk ponpes di Jawa Tengah bukan saja anggaran, namun demikian akan dikembangkan ekonomi di ponpes. Nantinya bukan hanya persoalan ekomoni, namun pertanian, koperasi, industri dan UMKM harus masuk di ponpes. “Kami telah bicarakan dengan Gus Yasin (cagub yang berpasangan dengannya) potensi-potensi pertanian, olahan makanan yang bisa dikembangkan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar menyebutkan, dimintai tolong para pengasuh ponpes terkait untuk mendapatkan kesetaraan dari status ijazah. “Ini PR (Pekerjaan Rumah). PR ini harus bicara dengan pusat dengan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan. Mereka ini menitipkan pesan kepada saya, itu yang musti kita dorong,” tuturnya. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Polda Telisik 30 Pengguna Aplikasi “Tuyul”

RADARSEMARANG.COM, SEMRANG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mensinyalir adanya penggunaan aplikasi ilegal Grab online di wilayah Kota Semarang. Setidaknya terdapat 30 an ghost...

FBIK Unissula Cetak Guru dan Linguist Profesional

Guru adalah seorang pendidik sebagai insan yang mulia dan berjasa. Dari merekalah tanggungjawab mendidik generasi yang cerdas dan cakap serta sanggup melaksananakan tugas terhadap...

Jangan Mudah Terprovokasi Isu

TEMANGGUNG- Grup rebana Wahyu Ilahi Polwan Polres Temanggung kembali unjuk kebolehan mengiringi kegiatan santunan anak yatim, zikir dan salawat serta doa bersama di Pondok...

Lini Tengah Semakin Mapan

SEMARANG – PSIS masih terus memburu komposisi terbaik mereka di lini tengah mengingat di laga lanjutan kompetisi versus Persis Solo (6/7) mendatang tim berjuluk...

Jejak Kantor 6 Koran Terancam Lenyap

RADARSEMARANG.COM - Saksi bisu perkembangan pers di Kota Semarang tengah sekarat. Bekas kantor surat kabar pertama di Semarang telah runtuh dan menunggu lenyap. Belum...

Sistem IT di Pemkab Rawan Serangan Hacker

WONOSOBO—Keamanan sistem informasi pemerintah daerah menjadi perhatian serius Dinas Komunikasi dan Informatika Wonosobo. Untuk itu, Dinas Kominfo dan Badan Kepegawaian Daerah memberikan pelatihan khusus...