33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Bentuk Karakter Anak Lewat Olahraga

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pendidikan karakter bagi generasi muda perlu dilakukan sejak usia dini. Tujuannya adalah mencetak generasi muda yang tangguh, serta bisa bekerjasama dengan orang lain dalam menyelesaikan masalah. Hal inilah yang coba diusung Starbucks dengan menyelenggarakan Star Coach dengan tema Pemberdayaan Pemuda Melalui Olaharaga.

Store Manager Starbucks Paragon, Zaenal Arifin, mengatakan, acara tersebut digelar di delapan kota lainnya termasuk Semarang, bentuk acara dilaksanakan adalah campaign sport education kepada siswa tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah sepak bola (SSB) yang ada di Semarang.

“Total ada sekitar 100 siswa yang ikut, kami menggandeng ASA Foundation untuk memberikan materi sepak bola kepada para siswa,” katanya saat ditemui di Lapangan Sidodadi Karang Tempel, Semarang, Selasa (8/5).

Permainan sepak bola yang diberikan kepada para peserta, lanjutnya, bukan sekadar skill ataupun teknik bermain, melainkan lebih ditekankan pada pendidikan karakter melalui olahraga. “Kami melatih kerjasama tim, bergotongroyong untuk memecahkan masalah, tidak mudah menyerah dan peduli dengan sesama, sikap inilah yabg saat ini mulai luntur dari generasi muda kita,” ucapnya.

Tujuan dari acara tersebut lanjut Zainal adalah bisa mencetak generasi muda yang respect kepada sesama, bisa saling mengenal dan punya jiwa solidaritas tinggi jika teman sedang dalam situasi sulit. “Karena menurut kami skill itu bisa diasah, namun karakter pemain bola yang baik harus dibentuk sejak dini,” jelasnya.

Sementara itu Eko Darmawan dari Asian Soccer Academy (ASA) Foundation menerangkan, cara latihan yang diberikan kepada para peserta bukan hanya sekadar taktik ataupun strategi dalam bermain bola, melainkan lebih kepada kerjasama tim dan pemecahan masalah bersama yang dibuat lebih fun dan tidak tegang.

“Contoh menu latihannya adalah saat pemanasan mereka diminta membuat lingkaran dan bergandengan tangan sambil mengenalkan diri serta maju ke depan, dengan cara ini dari semua peserta akan saling mengenal satu sama lainnya,” tambahnya.

Dengan cara simple seperti itu, lanjut Eko, para peserta secara tidak langsung akan menunjukkan cara kepemimpinan atau leadership.”Secara tidak langsung juga, mengajari siswa untuk punya jiwa pemberani. Inilah yang kami ingin tekankan, disamping karakter lainnya,” pungkasnya. (den/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pasar Properti Cenderung Flat

MAGELANG – Pasar properti di Indonesia pada tahun 2017 terhitung flat atau tetap. Pasalnya, tahun ini, faktor daya beli di semua faktor bisnis menurun. Marketing...

Siap Luncurkan Kartu Kendal Smart

KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal berencana akan meluncurkan kartu Kendal Smart. Yakni kartu yang di desain sebagai alat pembayaran non tunai. Terutama untuk pembayaran...

Menginap di Rumah Penderita Stroke

RADARSEMARANG.COM, TEGAL – Sejak menjabat Gubernur Jateng 2013 lalu, Ganjar Pranowo lebih memilih tidur di rumah warga desa ketika kunjungan ke daerah. Kebiasaan itu...

Cara Aiptu Sutrisno dan Bripka Eko Mengharumkan Polrestabes Surabaya

KEMAMPUAN Aiptu Sutrisno dan Bripka Eko Nurfianto dalam hal menembak tak lagi diragukan. Gelar juara menembak tingkat Jawa Timur mampu dipertahankan keduanya selama empat...

Target Biayai 1.000 Rumah

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Prospek bisnis properti diprediksi akan menggembirakan di tahun 2018 seiring dengan tumbuhnya perekonomian masyarakat. Di sisi lain, kebutuhan hunian meningkat tiap...

Pembentukan Satgas Saber Pungli Terkendala Juknis

UNGARAN – Belum terbentuknya Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) wilayah Kabupaten Semarang disebabkan belum adanya petunjuk teknis (juknis) yang jelas....