33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Warga Belum Dapat Kejelasan

Tuntutan Nilai Ganti Rugi Pembebasan Lahan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Setelah 11 hari mengungsi di halaman kantor DPRD Kendal, Puluhan warga yang rumahnya dieksekusi untuk tol akhirnya memutuskan bubar. Lebih kurang 90 warga kembali ke desanya masing-masing.

Sementara waktu ini warga dari delapan desa itu akan mengungsi di rumah saudaranya atau sanak famili terdekat. Pasalnya mereka belum memiliki tempat tinggal tetap paska diekskusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Kendal untuk tol Semarang-Batang.

Keputusan pulang diambil setelah perwakilan warga melakukan pertemuan tertutup dengan Bupati Kendal, Ketua DPRD, dan Perwakilan Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kendal. Warga tersebut berasal dari delapan desa yang tersebar di Kabupaten Kendal.

Seperti diberitakan sebelumnya, 90 warga itu mengungsi dihalaman DPRD Kendal sejak 27 April 2018. Mereka terpaksa tinggal di sana karena rumah mereka sudah digusur untuk pembangunan jalan tol. Uang ganti rugi sebenarnya sudah dititipan ke PN Kendal melalui proses konsinyasi. Tapi warga menolak nilai ganti rugi yang tak sepadan.

Warga menilai ganti rugi jauh dari harga umum tanah. Sehingga hasil ganti rugi tidak cukup untuk dibelikan tanah dan rumah untuk mereka tinggilai. Selian itu banyak kesalahan dalam pengukurannya lahan.

Salah seorang perwakilan warga, Hasan Alimi mengatakan jika kepulangan warga akan berlanjut dengan mendirikan posko di desanya masing-masing. “Kami akan terus mempejuangkan nasib kami sampai tuntutan kami terpenuhi. Bupati berjanji akan mengawal sampai selesai,” kata Warga Kertomulyo, Brangsong.

Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono, mengatakan, hasil pertemuan perwakilan warga dengan DPR RI di pusat, DPR RI akan mengundang pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Dikatakan, sesuai dengan kesepakatan, mereka akan meninggalkan gedung DPRD Kendal dan kembali ke rumah saudaranya yang digusur.

“Mereka masih punya saudara. Mereka bisa tinggal sementara di rumah mereka sembari menunggu proses berjalan. Tidak ada pengusiran dari DPRD Kendal. Kami hanya ingin menempatkan mereka tinggal di tempat yang lebih layak,” tandasnya.

Bupati Kendal, Mirna Annisa, mengatakan, warga pulang ke rumah saudaranya untuk mempermudah kegiatan mereka. Dia mengatakan, Pemkab Kendal bersama BPN akan berusaha melakukan pengukuran ulang sesuai dengan sertifikat atau lahan milik warga yang terkena pembangunan jalan tol. (bud/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Karena Orang Gemuk Lemaknya Putih

Oleh: Dahlan Iskan Sejumlah lalat dimasukkan dalam kotak percobaan. Suhu dalam kotak itu 40 derajat celsius. Beberapa lalat mati. Sejumlah lainnya hidup. Mengapa ada yang mati?...

Windows Shopping Menjawab Tuntutan Kompetensi Belajar Abad 21

RADARSEMARANG.COM - PARADIGMA belajar berkembang secara drastis agar inline dengan tuntutan dunia pendidikan. Hal ini penting untuk menjawab persoalan after learning process. Dunia kerja...

Dua Pembobol ATM Dimassa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dua pembobol rekening di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) babak belur dihajar massa di Sumurboto, Banyumanik. Keduanya dihakimi warga setelah tepergok...

Racuni Teman, Bawa Kabur Sepeda Motor

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Tindak kejahatan tidak hanya terjadi pada orang lain saja. Namun,  teman sendiri juga bisa menjadi korban prilaku jahat tersebut. Ini seperti dialami...

Sat Brimob Dituntut Tingkatkan Pelayanan dan Profesionalisme

SEMARANG – Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Polda Jateng didorong untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam bertugas. Selain itu, Satuan Brimob juga harus mampu dalam...

SMA Muhammadiyah Juara Robotik LTDC

MAGELANG—Prestasi membanggakan di bidang robotika, diraih oleh Tim Robotik SMA Muhammadiyah 1 Kota Magelang. Mereka memenangi kompetisi robotik untuk kategori Best Design Line Tracer...