33 C
Semarang
Selasa, 27 Oktober 2020

Kenalkan Perawatan Kanker Metode Paliatif

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Jumlah pengidap kanker di dunia setiap tahun diperkirakan bertambah 7 juta orang. Dua pertiga di antaranya berada di negara-negara yang sedang berkembang, termasuk Indonesia. Praktis, kanker menjadi masalah kesehatan yang harus diwaspadai. Tercatat, setiap tahun terdapat 100 kasus baru per 100.000 penduduk. Ini berarti dari kurang lebih 240 juta penduduk Indonesia, ada 240.000 pengidap kanker baru setiap tahunnya. Hal itu berdasarkan data World Health Organization (WHO).

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Jawa Tengah, persentase kanker di Jawa Tengah mencapai 2,1 per-mil dengan estimasi jumlah penderita 68.638 pasien. Atas kondisi itu, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Pusat bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Semarang memperkenalkan program perawatan pasien kanker menggunakan metode Paliatif.

“Pelatihan perawatan Paliatif pasien kanker penting untuk terus dilakukan bagi tenaga kesehatan dan tenaga pelaku rawat, termasuk masyarakat. Namun juga bagi keluarga pasien yang secara langsung berhadapan dengan penyakit tersebut,” kata Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Prof Dr dr Aru Sudoyo, usai mengisi pelatihan perawatan Paliatif Pasien Kanker di RSUP dr Kariadi Semarang, Minggu (6/5).

Dikatakanya, hampir sebagian penyakit kanker ditemukan pada stadium lanjut. Sehingga angka kesembuhan dan angka harapan hidup pasien kanker belum seperti diharapkan. “Meski tata laksana kanker telah berkembang pesat. Pasien dengan kondisi tersebut mengalami penderitaan yang memerlukan pendekatan secara terintegrasi,” katanya.

Penanggung Jawab Program Paliatif Dr Siti Annisa Nuhonni SpKFR(K), mengatakan, proses yang terjadi tidak sekadar mengobati saja. Sebab, dampak pasien yang menderita kanker meliputi lahir-batin serta lingkungan. “Maka ini tidak bisa dilakukan penanganannya dilakukan satu institusi kesehatan saja. Tetapi juga mulai dari lingkup keluarga. Maka kami memerkenalkan program merawat pasien kanker di rumah. Terutama pasien yang telah memasuki fase akhir,” ujarnya. (amu/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...