33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Debat Pilkada Temanggung Lebih Seru

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Debat publik ketiga pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Temanggung 2018 Sabtu (5/5) berlangsung cukup seru. Debat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung di gedung Graha Bhumi Phala itu dipandu Fitriyah mantan Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah.

Adapun ketiga panelis yang hadir, Prof FX Soegiyanto (guru besar ekonomi Undip), Dr Arie Sujito (dosen sosiologi Fisipol UGM), Tanto Mendut (budayawan dan seniman Magelang). Satu panelis berhalangan hadir, Prof Totok Agung Dwi Haryanto (guru besar Fakultas Pertanian Unsoed).

Ketiga pasangan calon (paslon) adalah nomor urut 1 Bambang Sukarno-Matoha (Bambang bersama Matoha), paslon nomor urut 2 Haryo Dewandono-Irawan Prasetyadi (Hadir) dan paslon nomor urut 3 HM. Al Khadziq-Heri Ibnu Wibowo (HB).

Dalam sesi pertama, masing-masing paslon diberi kesempatan menyampaikan visi-misi program pembangunan lima tahun. Selain misi visi, ketiga paslon juga punya perhatian khusus untuk pertanian tembakau. Bambang berkomitmen menjaga kualitas tembakau Temanggung.“Budidaya tembakau varietas kemloko merupakan jenis lokal dan yang diminati pabrikan.”

Haryo berpandangan, akhir-akhir ini petani sedikit terkendala mendapatkan pupuk. Untuk menfasilitasi supaya petani mudah mendapatkan pupuk, maka perlu lebih banyak memanfaatkan pupuk organik. “Selama ini ketergantungan petani pada pupuk anorganik cukup tinggi, maka perlahan-lahan harus beralih ke pupuk organik,” ucapnya.

Sementara Al Khadziq berkomitmen akan tetap mengembangkan tanaman tembakau lokal. “Tembakau lokal harus dilindungi. Supaya petani bisa menjual hasil panen tembakau dengan harga yang wajar dan menguntungkan. Kami bersama petani dan semua stake holder, bersama-sama untuk menolak impor tembakau,” tekadnya.

Panelis Arie Sujito menilai, pelaksanaan debat publik secara umum substansinya masuk dan hangat, meskipun ada kekurangan secara teknis. Menurutnya secara substansi permasalahan sudah diangkat dan antarkandidat kelihatan hangat dan berani saling menyerang.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Temanggung Sujatmiko menuturkan, debat publik merupakan metode kampanye yang difasilitasi oleh KPU Kabupaten Temanggung pada masa kampanye. Debat publik di Kabupaten Temanggung hanya digelar satu kali. (san/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...