33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Bandar Miras Oplosan Diringkus

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COMUNGARAN – Petugas Polres Semarang mengamankan bandar miras oplosan yang meresahkan warga di Kabupaten Semarang. Ramot Simangunsong, 42, warga Kecamatan Ambarawa diamankan oleh petugas setelah kedapatan menjual miras siap oplos di daerah Sumowono.

Wakapolres Semarang Kompol Cahyo Widyatmoko menjelaskan, dalam penangkapan Ramot tersebut turut diamankan 700 liter tuak basi yang siap diedarkan dan dioplos. “Saat kita tangkap, yang bersangkutan mengangkut ratusan tuak basi tersebut menggunakan mobil pikap,” ujar Cahyo, Minggu (6/5).

Selain di Sumowono, tuak-tuak basi siap oplos tersebut rencananya juga akan diedarkan di Ungaran. Saat ditangkap, Ramot juga membawa serbuk kayu rayu yang digunakan sebagai salah satu bahan pengoplos tuak tersebut.

Penangkapan diawali dari patroli petugas di daerah Sumowono. Saat patroli itu, petugas menghentikan 1 pikap warna hitam dengan nopol H 1761 UI yang mengangkut minuman 35 jeriken tuak. Setelah dikembangkan, polisi juga berhasil menyita ratusan tuak basi di rumah Ramot di Kelurahan Tambakboyo, Ambarawa. Ramot kini terancam pidana 3 bulan penjara dan denda Rp 50 juta.

Saat diperiksa petugas, Ramot berdalih baru 3 bulan melakukan perbuatan tersebut. Ia enggan disebut sebagai bandar miras oplosan. “Karena ini minuman nenek moyang kita bukan oplosan,” ujar Ramot saat di depan petugas. Ia juga berdalih, miras tersebut hanya bersifat sebagai penghangat tubuh saja.

“Nggak ada alkoholnya. Inikan dari nenek moyang kita juga sudah ada, dari dulu sudah ini di Sumatera, sudah tradisi,” kata Ramot yang lahir di Medan tersebut. Dikatakannya, kayu rayu yang menjadi campuran dalam pembuatan tuak ini ia dapatkan langsung dari Medan. Untuk memproduksi tuak ini, ia bekerja sama dengan para petani pengrajin gula aren di Sumowono. (ewb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Motor Emak Vs Emak Tabrakan

PURWOREJO—Kecelakaan antarpemotor emak-emak alias ibu-ibu,  Selasa (3/10) siang, pukul 11.00, terjadi di ruas jalan  Purworejo-Magelang. Tepatnya, di depan Kantor BRI Unit Bener, Desa Kaliurip,...

Peresmian TIK Mundur Setelah Lebaran

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pengerjaan Taman Indonesia Kaya atau yang sebelumnya dikenal dengan Taman KB sudah mencapai 50 persen. Taman ini ditargetkan akan diresmikan usai...

Nasi Goreng Sidoarjo di Negeri Jiran

– Nama Anda siapa? + Pak Cik Abin, pak. – Maksud saya, nama Anda yang sebenarnya… + Pak Cik Abin pak. Ini kartu nama saya… Dia berdiri mengambil...

Timbulkan Kemacetan Baru

SEMARANG - Hari pertama pemberlakuan jalan searah  di Jalan MH Thamrin, Jalan Gajahmada dan Jalan KH Ahmad Dahlan tidak berjalan mulus. Pasalnya, pemberlakuan jalan...

Tunjangan Veteran Naik 25 Persen 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Nasib para veteran semakin membaik. Terakhir, pemerintah pusat memberikan atensi berupa kenaikan tunjangan para veteran sebesar 25 persen per 1 Januari...

Pencuri Pakan Ternak Terancam 9 Tahun Penjara

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Berkas perkara lima tersangka pelaku pencurian di PT Cargill Indonesia yang terletak di Jalan Walisongo KM. 96 Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota...