Unggulan Dominasi Laga Final

  • Bagikan
PEREBUTAN TEMPAT FINAL-Pemain unggulan dari PB Putra Mandiri, Zidane (kanan), memberikan perlawan di semi final Tunggal Pemula Putra Madya melawan M Choirul Huda dari PB Putra Tama. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
PEREBUTAN TEMPAT FINAL-Pemain unggulan dari PB Putra Mandiri, Zidane (kanan), memberikan perlawan di semi final Tunggal Pemula Putra Madya melawan M Choirul Huda dari PB Putra Tama. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG–Pemain unggulan mendominasi pencapaian final Djarum Foundation Kejuaraan Bulutangkis Bupati Cup VIII Magelang 2018 yang berlangsung di GOR Djarum Magelang Jalan Beringin VI/78 Kota Magelang, Minggu (6/5) kemarin. Di satu sisi, terjadi hasil kejutan di babak semi final yang digelar sebelumnya.

Final kelas Tunggal Remaja Putri mempertemukan unggulan dari PB Perkasa, Barokah, melawan Corienta dari PB Daya Manunggal. Sedangkan final Tunggal Anak Putra, sesama unggulan yaitu Eliant dari PB Perkasa, menghadapi Tegar dari PB Daya Manunggal. Sementara, di final Tunggal Anak Putri, unggulan Widya dari PB Perkasa menantang Salma dari PB Daya Manunggal. Pencapaian ini seperti final kejurkab seri sebelumnya.

Partai menarik terjadi di final Tunggal Pemula Putra Madya yang mempertemukan Zidane dari PB Putra Mandiri, melawan M Choirul Huda dari PB Putra Tama. Kemampuan Zidane akan diuji M Choirul Huda, dimana Zidane bersusah payah menembus semifinal dengan mengalahkan Sanjaya dari PB Daya Manunggal, tiga set yaitu 14/21, 21/9 dan 21/10.

Sementara, unggulan asal PB Bhineka, Alwan, yang turun di kelas Tunggal Pemula Putra, tersingkir lebih dulu di semifinal saat dihadang Faiz, unggulan dari PB Amor Junior. Alwan menyerah dua set langsung 18/21 dan 14/21. Pada partai final, Faiz bertemu Gandi, unggulan dari PB Kurnia yang mengandaskan Baihaqi (PB Amor Junior) di laga semifinal 21/19 dan 21/16. Aroma balas dendam klub pun tersaji, pada laga Faiz vs Gandi ini.

Kejutan lainnya juga terjadi di Tunggal Usia Dini Putra. Pemain unggulan Irfan dari PB Daya Manunggal harus menyerah di semifinal atas rekan se-klub-nya, Haikal, dengan skor cukup jauh 21/17 dan 21/10. Haikal kembali berhadapan dengan lawan satu klub, Kafi, yang berhasil mengalahkan Faaz dari PB Perkasa 21/19 dan 21/11.

Ketua PBSI Kabupaten Magelang, Eko Sumaryoto, menuturkan, tahap semi final dan final pada hari ketiga kejuaraan berlangsung cukup mengejutkan. Beberapa pemain unggulan, berguguran di babak empat besar.

“Ini cukup membuat laga final sangat menarik. Menunjukkan bahwa kekuatan klub-klub di Kabupaten Magelang sekarang lebih merata. Terlebih di beberapa kelas pemula madya, menunjukkan kemampuan atlet yang menonjol,” paparnya. (had/fiq/ida)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *