33 C
Semarang
Senin, 26 Oktober 2020

Penambang Pasir Ditemukan Tewas

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Setelah sempat tertunda selama sehari, akhirnya jenazah Slamet Nurohman, 56, warga Tegalrejo, 31/10, Tambi berhasil ditemukan Sabtu (5/5). Korban yang tertimbun longsor galian C ditemukan tim relawan gabungan dari Polres Wonosobo, Kodim, SAR dan BPBD Wonosobo pukul 13.10.

Namun, jenazah korban baru bisa dievakuasi sekitar pukul 14.00. Dengan ditemukannya Slamet, berarti semua korban yang diperkirakan tertimbun material galian C di Dusun Tegalrejo Desa Tambi telah ditemukan.

Longsor terjadi Jumat siang menimbun 2 orang. Yakni Slamet Nurohman, pemilik lokasi dan Bawon Haryadi, 57, pekerjanya. Bawon ditemukan Jumat (4/5) sore sekitar pukul 16.30 dalam keadaan tidak bernyawa. Pencarian korban sendiri terpaksa harus dilakukan dengan alat berat karena tebalnya material longsor yang hampir mencapai 15 meter.

Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Warasmelalui Kasat Sabhara AKP Agus Priyono yang mempimpin proses evakuasi mengungkapkan pencarian korban kedua ini dihentikan kemarin sore karena situasi yang tidak memungkinkan.

“Sekitar pukul 13.10 relawan melihat adanya bagian tubuh korban kedua. Sehingga penggunaan alat berat kami hentikan dan kami lanjutkan dengan penggalian manual untuk menghindari tubuh korban terkena alat berat tersebut,” ujarnya.

Setelah berjuang lebih dari 45 menit, jenazah korban akhirnya bisa dievakuasi. Kemudian diperiksa oleh petugas medis yang selanjutnya dikebumikan oleh pihak keluarga.

Aktivitas penambangan pasir di lokasi ini sebenarnya sudah dilarang oleh pemerintah desa. Namun larangan tidak digubris dengan alasan terdesak kebutuhan ekonomi dan lahan tersebut milik sendiri.

“Pemerintah desa sudah mengingatkan agar tidak melakukan penggalian di lokasi itu. Tapi tetap saja masih ada yang menggali pasir di sana,” tandas Kades Tambi, Tripitoyo. (ali/lis)

Berita sebelumyaCowboy dan Dia
Berita berikutnyaDewan Minta Dinas Kesehatan Peka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...