33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Jadikan Olahraga Sebagai Lifestyle

Fatayat Gelar POP 2018

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mendorong masyarakat untuk membudayakan olahraga sejak dini. Sebaiknya dimulai dilakukan dari keluarga. Sebab, pembudayaan olahraga, selain menyehatkan badan, juga persiapan mencetak prestasi.

Menpora mencontohkan, sejumlah atlet nasional yang menjadi juara dunia, dimulai dari pembiasaan. Sebut saja, Liliana Nasir dan Tantowi Ahmad. “Mereka dibiasakan sejak kecil dan mendapat motivasi luar biasa dari keluarganya masing-masing,” ujarnya saat membuka Pekan Olahraga Perempuan (POP) 2018, di GOR Sahabat, yang disaksikan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jateng 2018, Ida Fauziyah selaku pembina Fatayat di GOR Sahabat, Sabtu (5/5) kemarin.

Fatayat NU menyelenggarakan POP, imbuhnya, berarti sudah ada kesadaran masif dari kalangan perempuan. Sebab pencapaian prestasi harus dimulai dari pembiasaan olahraga.

Lebih lanjut, Imam menilai POP ini menjadi pondasi penting untuk menumbuhkan partisipasi perempuan. Peran perempuan, menurutnya sangat vital dalam upaya membiasakan keluarga olahraga.

“Dengan ibu-ibu menjadi atlet di POP ini, semoga ke depan bisa memberikan dorongan kepada putra-putrinya agar bisa meraih prestasi yang membanggakan Indonesia di kancah Internasional,” pesannya kepada ibu-ibu dari 16 kontingen organisasi perempuan se Jateng-DIJ.

Ketua Fatayat Pusat, Anggia Ermarini menjelaskan POP ke depannya menjadikan olahraga sebagai lifestyle. Lebih jauh, POP diharapkan bisa mendorong generasi muda bangsa untuk membanggakan Indonesia melalui prestasi.

“Selain itu, kita juga nguri-uri budaya. Karena olahraga yang ditandingkan ada gobak sodor. Sambil melestarikan budaya, kita juga mempelajari nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ujar Anggia sembari menjelaskan ada tiga cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni bulu tangkis, volly dan gobak sodor.

POP ini, lanjutnya, dilaksanakan di Semarang, Tulung Agung Jawa Timur, dan Bogor dengan grand final di Jakarta. Anggia berharap, melalui POP perempuan bisa berkontribusi secara lebih  maksimal kepada keluarga, utamanya di bidang olahraga.

“Bukan hanya POP ini saja. Kami juga telah membudayakan olahraga melalui edaran yang kami berikan ke tiap pimpinan wilayah sampai cabang agar berolahraga, sehari 30 menit,” ujarnya.

Sementara itu, Cawagub Jateng pasangan Sudirman Said yang juga mantan Ketua Umum Fatayat, Ida Fauziyah menyatakan bahwa kunci sehat dalam keluarga adalah ibu. Jika ibunya sakit, maka semuanya merasa sakit. “POP ini beda dengan sebelumnya. Kali ini melibatka seluruh organisasi perempuan. Berarti Fatayat ini menggerakkan perempuan untuk sehat sehingga keluarga sehat dan cerdas dalam rangka membangun bangsa,” tandasnya. (sga/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ajak Masyarakat Ngabuburit Positif

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Ada pemandangan berbeda di taman Banjir Kanal Barat, Sabtu (26/5) sore. Puluhan orang dari sejumlah komunitas berkumpul untuk mengaji bersama. Mereka...

1.000 Sajadah untuk Anak Tambak Lorok

SEMARANG – Komunitas Asa Edu, yang bergerak di bidang pendidikan anak-anak pesisir, menggelar berbagai acara menarik di bulan Ramadan ini di kawasan Tambak Lorok,...

Mirna Langsung Anggarkan Jembatan Kaliputih

KENDAL—Bupati Kendal Mirna Annisa terjun langsung meninjau Jembatan Kaliputih yang putus. Orang nomor satu di Kendal ini, meminta agar Dinas Pekerja Umum (DPU) Kendal...

Klaim Pelayanan Publik  Membaik

MAGELANG – Indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di lingkungan Pemkot Magelang mengalami peningkatan 4,021 persen dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini.  Pada...

RSUD Tanggung Pengobatan Asriyah

BATANG-Hingga kini polisi masih terus mencari pelaku penyiraman air keras ke tubuh Nur Asriyah, 22, warga Desa Dringo Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang. Karena menjadi...

Gagal Baca Tren Musik, Merasa Besar di Kandang Sendiri

RADARSEMARANG.COM - Perjalanan para musisi Semarang terbilang berliku. Sejumlah kelompok band berkarya dalam balutan idealisme. Banyak band baru bermunculan, tetapi gampang tumbang. Mengapa demikian? ABDUL...