31 C
Semarang
Sabtu, 28 November 2020

Ereksi Lemah Karena Prostat ?

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Tanya dr Andi:

Dok, usia saya 47 tahun. Sering kali saya terasa ingin buang air kecil, saya takut kena prostat. Ereksi saya pun kurang maksimal. Bagaimana sebaiknya dok? Terimakasih sebelumnya.

Tn E – Jpr.

Jawab dr Andi:

Prostat adalah kelenjar milik pria, berada di bawah kandung kemih. Fungsinya, memproduksi cairan semen yang berisi nutrisi untuk sel spermatozoa. Prostat melingkari uretra/saluran kemih.

Kelainan prostat: 1) Pembesaran prostat jinak (BPH: benign prostate hyperplasia). 2) Prostatitis/radang/infeksi kelenjar prostat. 3) Kanker prostat.

Pembesaran prostat jinak, uretra terjepit oleh pembesaran tersebut. Penyebabnya tidak diketahui dengan pasti. Ini sering dialami pria usia 50-an tahun ke atas.

Gejalanya, 1) Sering pipis, anyang-anyangen. 2) Pipis tidak puas/tidak lampias. 3) Sulit menahan pipis. 4) Pipis harus ngeden. 5) Pancaran pipis berkurang/ slow stream. 6) Di akhir pipis, masih menetes air seni. 7) Perlu waktu lama untuk mulai mengeluarkan air seni.

Tidak bisa kencing/retensi urine, bisa terjadi, karena saluran kemih terjepit pembesaran prostat ini. Harus dibawa ke UGD, dipasang kateter. Bila pembesarannya sudah parah, kateterpun tidak bisa masuk. Harus dioperasi untuk mengeluarkan air seni.

Pemeriksaan, a) DRE (digital rectal exam), yakni dokter memeriksa prostat lewat dubur, diraba ukuran, nodul/benjolan, dan rapuh/mudah berdarah. b) Laboratorium darah PSA (prostate specific antigen), bila meningkat, curiga BPH. c) USG, lihat ukuran prostat, benjolan, dan uretra.

Pengobatan, a) Obat oral, alfa bloker, 5 alfa reduktase inhibitor, diminum selama beberapa bulan-tahun sampai gejala berkurang, dimonitor dengan lab PSA dan USG. b) Operasi, TURP (seperti dikerok lewat uretra), prostatektomi (prostat diangkat).

Mengapa bisa menurun ereksinya? Bersamaan dengan pembesaran prostat,  kadar hormon testosteron menurun, pembuluh darah di penis sulit mengalami vasodilatasi, aliran darah ke penis kurang banyak, sehingga tidak terjadi ereksi yang keras.

Jaga kualitas ereksi dan pembuluh darah anda, a) Makan banyak sayuran dan buah segar. b) Kurangi gula, lemak, minyak, gorengan. c) Perbanyak olahraga, jalan, jogging, dan angkat beban. d) Hindari stres berkepanjangan.

(www.dokterAndi.com)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...