33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Tol Batang-Semarang Dibuka Mulai H-10

Arus Mudik Lebaran

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

DIKEBUT: Pengerjaan proyek tol Batang-Semarang terus dikebut. (kanan) Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani mendampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Dito Ganinduto, meninjau kesiapan jalan tol di seksi 5 Semarang-Batang, Jumat (4/5). (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DIKEBUT: Pengerjaan proyek tol Batang-Semarang terus dikebut. (kanan) Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani mendampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Dito Ganinduto, meninjau kesiapan jalan tol di seksi 5 Semarang-Batang, Jumat (4/5). (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Seluruh ruas jalan tol di Jateng dipastikan sudah bisa digunakan untuk arus mudik Lebaran tahun ini. Meski masih ada beberapa ruas yang masih berstatus fungsional, setidaknya jalan tol tersebut sudah menghubungkan DKI Jakarta hingga Jatim.

Direktur Utama PT Jasa Marga, Desi Arryani, menjelaskan, jalan tol ruas Batang-Semarang akan dibuka H-10 hingga H+10 Lebaran. Seluruh ruas hanya dibuka dengan status fungsional seperti tahun lalu. Hanya saja, tingkat kenyamanannya jauh berbeda.

“Ini fungsional standarnya jalan tol. Kalau tahun lalu kan sifatnya darurat. Karena masih fungsional, jalan tol tetap akan dibuka satu jalur dua lajur,” terangnya kepada rombongan Komisi VI DPR RI yang meninjau kesiapan jalan tol di seksi 5 ruas Semarang-Batang, Jumat (4/5).

Untuk kenyamanan dan keamanan pengguna jalan tol, pihaknya telah menyiapkan 4 titik rest area. Semuanya dilengkapi dengan pengisian bahan bakar, tempat istirahat, tempat ibadah, dan kuliner. “Maksimal 20 kilometer, akan ada rest area. Ada yang bersifat sementara saja khusus untuk arus mudik tahun ini,” imbuhnya.

Dijelaskan, untuk tol Batang-Semarang, disediakan pintu keluar di beberapa titik. Yakni, Kandeman Batang, Weleri, Kaliwungu, dan Krapyak. Dari Krapyak, pemudik bisa melanjutkan perjalanan melewati jalan tol Krapyak-Salatiga yang selama ini sudah dioperasionalkan.

“Ruas tol Salatiga-Kartasura masih opsional apakah difungsionalkan atau tidak. Sebab, ada tiga jembatan yang tidak mungkin selesai. Atau mungkin nanti akan dikeluarkan sedikit dari jalan tol, setelah melewati jembatan, bisa masuk lagi,” bebernya.

Proyek tol Batang-Semarang sendiri diproyeksikan harus bisa rampung tahun ini. Saat ini, progres konstruksinya sudah 78 persen. Sedangkan dari sisi pembebasan lahan, mencapai 98,17 persen dari total kebutuhan lahan.

Wakil Ketua DPR RI, Dito Ganinduto, meminta Jasa Marga untuk mengecek secara detil jika memang berencana membuka semua ruas. Sebab, pamudik dari Jakarta lebih banyak menggunakan jalan tol. “Jangan sampai terjadi antrean panjang. Tragedi (antrean panjang) Brexit (pintu keluar tol Brebes) jangan sampai terulang lagi. BBM, makanan, obat-obatan, dan kebutuhan lain harus disiapkan,” pintanya. (amh/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Unika Punya Nahkoda Baru

SEMARANG - Berakhirnya jabatan sebagai Rektor Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata, selama dua periode, membuat Prof Y Budi Widianarko harus menyerahkan tonggak jabatannya kepada rektor baru...

Ganjar Tak Ingin Buruh Diganti Mesin

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Buruh bisa dibilang elemen penting dalam sebuah industri. Status buruh juga menjadi kunci roda perekonomian rakyat sekaligus kesejahteraan. Karena itu, Calon...

Agung Merapat ke Bali United

SEMARANG – Sukses membawa tim PSIS Semarang finish di tempat ketiga yang sekaligus mengantarkan tim Mahesa Jenar promosi ke Liga 1 musim depan membuat...

Mengenal Alat Musik Nusantara melalui Kartu Gambar

RADARSEMARANG.COM - BANGSA Indonesia dikenal sebagai bangsa yang memiliki ragam budaya Nusantara yang sangat melimpah. Sebagai bangsa yang majemuk dengan semboyan” Bhinneka Tunggal Ika”...

Bayar Kuliah Bisa Dicicil

SEMARANG – Politeknik STiBISNIS Semarang menggandeng lembaga pembiayaan kredit yakni Adira Finance, dengan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama pembiayaan pendidikan, Kamis (2/2) siang kemarin. Direktur...

Perguruan Tinggi Lokal Harus Berbenah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Perguruan Tinggi (PT) lokal baik negeri maupun swasta, diminta berbenah. Seiring dibukanya akses perguruan tinggi asing (PTA) masuk ke Indonesia untuk mendongkrak mutu...