33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Ratusan Siswa Jateng Raih Nilai Matematika 100

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Meski soal Matematika dalam Ujian Nasional (Unas) 2017/2018 sempat dikeluhkan oleh sejumlah siswa SMA yang sederajat di beberapa daerah, kenyataannya ratusan siswa di Jawa Tengah sukses meraih nilai sempurna, yakni 100. Hal ini diketahui dari pengumuman hasil Unas yang dilaksanakan serentak pada Kamis (3/5) kemarin.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jateng, Sulistyo mengatakan bahwa dari laporan yang baru ia terima, sedikitnya ada 109 siswa di Jateng yang mendapat nilai 100 di mapel Matematika yang terdiri atas satu orang siswa jurusan Bahasa, 64 siswa jurusan IPA dan 44 dari IPS.

“Lucu karena kemarin banyak yang mengeluh ke Pak Mendikbud (Muhajir Effendy) setelah grade untuk soal penalaran dinaikkan 10 persen. Tapi nyatanya lumayan banyak yang mendapat nilai penuh,” katanya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di kantornya, Kamis (3/5).

Hasil tersebut, lanjut dia, menjadi bukti bahwa sulit atau tidaknya soal ujian itu relatif. Meski tidak semuanya mendapat nilai sempurna, masih banyak yang mendapat nilai relatif tinggi. Bahkan, tercatat dalam laporan, ada sebanyak 670 siswa SMK dan 4 siswa MA di Jateng yang meraih point 100. Hanya saja, pihaknya belum dapat memastikan perbandingan dengan tahun lalu.

“Karena saya baru terima data sekarang (kemarin, red). Kami memang berencana memberikan ini (hasil ujian) serentak ke sekolah-sekolah sore hari. Biar nggak konvoi dan corat-coret,” sambungnya.

Lebih jauh, Sulistyo menyampaikan pesan kepada para siswa yang tidak mendapat nilai seperti yang diinginkan baik di mapel Matematika maupun lainnya untuk tidak berkecil hati. Bahkan ia yakin, tahun ini siswa-siswi SMA/SMK/MA di Jateng dapat lulus semua.

“Karena 90 persen dari 334.631 orang bisa dipastikan berpartisipasi dalam ujian nasional. Yang sakit atau ikut olimpiade segera mendaftar ujian susulan,” tandasnya.

Terpisah, Kepala MKKS SMA Kota Semarang, Wiharto mengatakan pengumuman kelulusan SMA di Kota Semarang dilakukan melalui media online atau website. Hal ini sesuai instruksi Kepala Disdikbud Jateng untuk mengantisipasi aksi kelulusan.

“Kemarin sudah diinstruksikan oleh kepala dinas supaya diumumkan mulai pukul 15.00 serta diupayakan tidak mengundang siswa,” tutur kepala SMA Negeri 3 Semarang itu.

Sementara itu, pihaknya baru akan mengundang para orangtua siswa pekan depan. Pasalnya, ia masih harus menyiapkan daftar nilai yang nantinya akan diserahkan kepada oangtua lantaran di tahun ini hasil Unas dari pusat tidak terdapat data statistiknya.

“Ranking tidak ada. Rata-rata juga tidak ada. Semua sekolah, masing-masing mengerjakan sendiri. Yang saya tahu, Balitbang pada saat rakor kepala sekolah seluruh Indonesia kemarin bilang ada penurunan, termasuk Jateng. Itu saja,” tukasnya. (tsa/adv/ida)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

RPJMD Tak Fokus Janji Kampanye

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023 Pemprov Jateng akan diselaraskan dengan program Sustainable Development Goals (SDGs). Indikator dalam SDGs...

Indeks Kesehatan Jateng Meningkat

SEMARANG- Sejumlah program yang dilaksanakan sejak 2013 menghasilkan peningkatan signifikan pada indeks kesehatan. Salah satunya adalah tren penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka...

Perlu Modifikasi, Sesuai Lidah Zaman Sekarang

DINAS Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kota Semarang menyadari bahwa Roti Ganjel Rel merupakan makanan khas Kota Semarang yang harus dipertahankan. Karena itulah, pihaknya selalu...

Bangun Jaringan, Tak Peduli Kabel Semrawut

Penggunaan internet warga yang semakin meningkat, menjadi potensi pasar bagi setiap perusahaan penyedia jasa internet atau internet service provider (ISP). Mereka pun mulai membangun...

3 Pilar Garda Depan Harus Netral

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Seluruh anggota TNI-Polri dan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Magelang diminta netral dalam pilkada mendatang. “TNI-Polri dan ASN wajib hukumnya...

Torehkan Prestasi, Nasmoco Group Borong Piala

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Nasmoco Group sebagai dealer resmi Toyota di wilayah Jateng-DIJ, kembali meraih 19 piala dari 5 kategori penghargaan nasional di ajang bergengsi...