33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Petropack Siap Tampung Karyawan Havindo

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Apabila PT Havindo Pakan Optima izinnya resmi dicabut dan pabriknya sudah tidak beroperasi lagi, maka PT Petropack Agro Industries siap mengakomodir seluruh karyawan atau buruhnya, yang sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan perusahaannya.

Hal itu disampaikan, Legal dan General Affairs Manager PT Petropack Agro Industries, Michels Roland Zoro menyikapi polemik kedua pabrik yang berdiri Kawasan Industri Candi Blok C, Ngaliyan, Semarang tersebut.

“Terkait masalah itu, kami sudah sampaikan melalui surat ke Wali Kota Semarang, jadi kami siap menampung seluruhnya buruh PT Havindo yang sesuai kompetensi dan kualifikasi yang kami butuhkan, namun dalam hal ini Pemkot segera menjalankan Surat Keputusan (SK) yang sudah dikeluarkan,” kata Michels Roland Zoro di pabriknya yang bersebelahan dengan Havindo, Kamis (3/5).

Dia bercerita, perusahaanya berdiri sejak 2009, sedangkan Havindo baru 2016. Kemudian perusahaanya bergerak di bidang makanan manusia, sedangkan Havindo di bidang pakan ternak, maka menurutnya, Havindo yang jelas-jelas menghasilkan kutu dan bau.

“Kami beroperasi lebih dulu, bahkan sampai 2015 tidak ada kendala dari produksi kami, tapi akhir-akhir ini,  yang merasakan bukan hanya kami saja,  warga sekitar kawasan industri juga ikut terkena dampak,” jelasnya.

Vice Control PT Petropack Agro Industries, Surya Imdad menambahkan, bahwa aktifitas produksi Havindo tersebut jelas menimbulkan dampak perusahaanya. Pihaknya meminta untuk pendiriannya perlu dikaji betul-betul karena bergerak di bidang pakan ternak. Apalagi, dampak yang dirasakan pihaknya bau, kutu dan suara bising.

“Bau bisa dirasakan apabila terakumulasi dengan tubuh dalam jangka waktu lama, bau itu berpotensi menimbulkan ISPA (Infeksi saluran pernapasan akut),”imbuhnya.

Terpisah, Manager Human Resource Development (HRD) PT Havindo Pakan Optima, Samuel Adi Nugroho meminta semua pihak menghormati langkah hukum yang tengah dilakukan pihaknya. Ia mengatakan saat ini perusahaannya sedang mengajukan gugatan ke PTUN terkait pencabutan izin lingkungan oleh Pemkot Semarang.

Menurutnya seluruh uji terkait pencemaran lingkungan sudah dilakukannya. Dimana hasilnya seluruh komponen masih dalam ambang batas kewajaran. Selain itu,  lanjut Samuel, pengajuan gugatan itu menjadi hak perusahaannya. Belum lagi, dikatakannya,  sebagian karyawannya merupakan warga sekitar. (jks/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pasang Surut Horor Indonesia

BELAKANGAN, jagat sinema Indonesia kembali diramaikan film-film horor buatan anak bangsa. Beberapa judul film bahkan sukses jadi box office, seolah memecahkan keraguan bahwa sineas...

Pernah Diremehkan

RADARSEMARANG.COM - Churriyatul Aziziyah tercatat sebagai mahasiswi Jurusan Pendidikan Fisika Universitas PGRI Semarang (Upgris). Bermodal kecantikan dan followers di media sosial, saat ini, ia...

Pastikan TPP Cair Pertengahan Maret

UNGARAN –Sekda Gunawan Wibisono memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk PNS di lingkugan Pemkab Semarang dipastikan cair pekan kedua bulan Maret ini. “Insyallah minggu depan...

PKL Alun-Alun Akan Direlokasi

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan akan bertindak tegas terhadap para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar. Selama ini masih banyak PKL...

Kirab Budaya Dimeriahkan Artis Ibukota

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Sejumlah artis ibukota mengikuti kirab budaya peringatan HUT ke-1268 Kota Salatiga, Minggu (22/7). Limbad, Rena KDI, Ratna Antika, Eva Puka, Yogie...

Bupati Wing Chin Targetkan Menang Total

RADARSEMARANG.COM, BANJARNEGARA – Sekitar 2.400 kader PDI Perjuangan berkumpul di Hotel Surya Yudha, Senin (26/3). Bersama petinggi partai dan Bupati Banjarnegara Budi Sarwono, mereka...