31 C
Semarang
Rabu, 12 Mei 2021

Nilai UNBK 1.671 Siswa Belum Keluar

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Sekitar 1.671 siswa SMA/SMK di Jateng belum bisa mendapatkan nilai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara utuh, meski pengumuman resmi dilakukan Kamis (4/5). Sebab ada nilai mata pelajaran (mapel) yang hingga kemarin belum keluar. Ada yang salah satu nilai mapel kosong, ada juga yang keempat-empatnya belum keluar.

“Menurut data dari Diknas Provinsi, ada 716 siswa SMK salah satu nilai tidak muncul, SMA ada nilai (salah satu mapel) yang kosong 596 siswa. Dengan empat mapel total kosong sama sekali, 305 siswa se-Jateng. Permasalahan ini belum diketahui karena kami masih menunggu hasil dari Diknas Provinsi Jateng,” tutur Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Eks Karesidenan Kedu, Sucahyo Wibowo, Kamis (3/5).

Sucahyo yang juga Ketua MKKS Kota Magelang menyebutkan, ada 4 sekolah di Kota Magelang yang belum menerima nilai UNBK secara utuh. Rinciannya di SMAN 3 ada 10 siswa peminatan IPA, SMAN 4 (16 siswa IPA), MAN Kota Magelang (6 siswa IPA) dan MA Al Iman (1 siswa IPS).

Kepala SMAN 1 Kota Magelang ini menjelaskan, untuk menyiasati hal tersebut, pihaknya telah meminta perwakilan sekolah mengambil Daftar Kolektif Hasil Ujian Nasional (DKHUN) di SMAN 1 Magelang. “Utamanya siswanya yang belum keluar nilainya. Sekolah juga kami minta untuk melampirkan berita acara, daftar hadir, dan cetak jawaban siswa yang bersangkutan ke SMAN 1. Untuk selanjutnya akan diurus ke Sekretariat UN Dinas Pendidikan Jateng di Semarang,” jelas Sucahyo. Imbas tidak keluarnya nilai salah satu mapel menyebabkan hasil perangkingan nilai belum bisa dilakukan.

Dijelaskan lebih lanjut, di SMAN 1 Kota Magelang ada 19 siswa yang meraih nilai sempurna untuk salah satu mapel. Terdiri dari 17 siswa meraih nilai 100 pada matematika, 1 siswa di mapel biologi dan 1 siswa untuk kimia. “Tahun sebelumnya SMAN 1 Kota Magelang peringkat pertama se-Jateng untuk hasil UNBK,” tutur Sucahyo.

Kepala SMAN 3 Kota Magelang Joko Tri Haryanto membenarkan bahwa ada 10 siswanya yang nilai mapel matematika belum keluar. “Kami sudah memberitahukan kepada orangtua dan siswa permasalahan ini. Terkait penyelesaiannya, kami menunggu dari Diknas Provinsi Jawa Tengah,” beber Joko.

Sekretaris Balai Pengendalian Pendidikan Menengah dan Khsusus (BP2MK) Wilayah IV Jawa Tengah Prihestu Hartomo membenarkan ada nilai sejumlah siswa yang belum keluar. “Hingga saat ini, kami belum menerima data lengkapnya di Wilayah IV. Kemungkinan besok (hari ini, red) kami baru dapat hasilnya,” jelas Prihestu. (had/ton)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here