Musthofa: Hasil TMMD Puaskan Warga

  • Bagikan
BERMANFAAT BAGI WARGA: Bupati Musthofa foto bersama forkopimda usai upacara penutupan TMMD  Sengkuyung ke-101 Tahap 1 TA 2018 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, kemarin. (DONNY SETYAWAN//RADAR KUDUS)
BERMANFAAT BAGI WARGA: Bupati Musthofa foto bersama forkopimda usai upacara penutupan TMMD  Sengkuyung ke-101 Tahap 1 TA 2018 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, kemarin. (DONNY SETYAWAN//RADAR KUDUS)

RADARSEMARANG.COM, KUDUS TMMD Sengkuyung ke-101 Tahap 1 TA 2018 resmi ditutup kemarin. Lokasinya tidak di lapangan desa seperti yang sudah-sudah. Penutupan kali ini dipusatkan di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Tempat itu dipilih karena penutupan TMMD kali ini menjadi yang terakhir bagi Bupati Musthofa.

”TMMD selalu memberikan hasil yang memuaskan. Baik fisik maupun nonfisik. Program ini dapat membangkitkan kembali nilai-nilai kebersamaan dan gotong-royong,” kata Bupati Kudus Musthofa.

Dia sangat mengapresiasi upaya Kodim 0722 dalam membantu menyukseskan Kudus semakin sejahtera. ”Melalui TMMD juga bisa mempercepat program pemerintah dalam meningkat kesejahteraan warga. Termasuk mampu memberdayaan perekonomian masyarakat, khususnya di pedesaan,” ungkapnya.

Musthofa menambahkan, hasil pembangunan ini dapat dinikmati masyarakat dalam waktu yang lama. Untuk itu, pihaknya wajib mendukung jalannya program tersebut. ”Semoga tekad dan iktikad yang dilandasi semangat pengabdian yang tulus dan ikhlas selama memimpin Kudus serta program ini dapat terganjar dengan kebahagiaan masyarakat Kudus,” paparnya.

Bupati juga berharap tak hanya membangun insfrastruktur, tetapi mampu membangun karakter bangsa. Terutama membangun generasi muda yang kompetitif dan kemandirian bangsa.

Dalam TMMD kali ini, berbagai kegiatan fisik dan nonfisik sudah selesai dilaksanakan selama sebulan. Untuk fisik, kodim berhasil melaksanakan betonisasi sepanjang 485 meter, lebar 1,5 meter, dan ketebalan 15 sentimeter.

Selain itu, TNI juga telah membangun talut sepanjang 53 meter, lebar 0,4 meter, dan tinggi 2 meter. Termasuk memberikan penyuluhan bela negara, penyuluhan penanggulangan kerukunan umat beragama, penyuluhan narkoba, hingga penyuluhan kesehatan.

Program ini dikucuri dana dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebanyak Rp 167.200.000, Adapun dari APBD Kudus sebesar Rp 200.950.000. Sisanya dari swadaya.

Dalam penutupan kali ini, selain dihadiri bupati sekaligus menjadi inspektur upacara, ada juga Dandim 0722 Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo beserta jajarannya, forkopimda, dan sejumlah tamu undangan.

Sebagai simbolis, Satgas TMMD menyerahkan alat pertukangan berupa sekop dan garpu tanah ke bupati. Selanjutnya ditutup pemukulan kentongan oleh Musthofa didampingi Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo beserta jajaran forkopimda. ”Ayo kita doakan semoga Pak Dandim bisa naik pangkat jadi kolonel,” Musthofa berkelakar. Dandim pun tersipu. Tamu undangan bertepuk tangan. (mal/lil/aro)

  • Bagikan