33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Punya Ekskul Panjat Tebing dan Rintis Jurnalistik

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM KEGIATAN ekstra kurikuler (Ekskul) SMAN 1 Boja Kendal, patut diapresiasi. Meski sekolah pinggiran, memiliki segudang prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik. Bahkan, sekolah ini yang pertama di Kendal yang memiliki ekstrakurikuler panjat tebing.

“Ada 37 ekskul, di antaranya bridge dan hoki. Terbaru memang ekskul panjat tebing. Kemarin kami sudah berlatih dengan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), anak-anak sangat antusias. Bahkan sudah ada 15 peserta,” kata Wakil Kepala SMAN I Boja Urusan Kesiswaan, Ibnu Setiawan.

Ibnu menyebutkan, ekskul di SMAN1 Boja sering memborong prestasi, di antaranya bidang olahraga bridge dan hoki. Begitu juga ekskul sepakbola, termasuk Pramuka meraih juara tiga tingkat Jawa Tengah.

Baca Juga :

“Lomba Bridge pernah meraih prestasi tingkat internasional di Bogor, tapi juara 1 China. Sebelumnya kami pernah meraih prestasi internasional di Taiwan. Kemudian Hoki, pernah juara dua kali tingkat Jateng dengan penyelenggara Unnes. SMAN I Boja satu-satunya yang punya ekskul hoki di Kendal,” katanya.

Kini, pihaknya sedang merintis ekskul jurnalistik. Selain merekrut siswa-siswi bahasa, ditindaklanjuti dengan kegiatan jurnalistik mengundang narasumber yang kompeten dan wartawan. Anak-anak juga diajak berdialog dengan Bupati Kendal. “Tahun depan kami buka ekskul jurnalistik untuk memfasilitasi siswa-siswi yang punya bakat menulis dan wawancara,” bebernya.

Terkait tata tertib sekolah, pihaknya sudah memiliki aturan kuat yang ditandatangani orangtua siswa-siswi. Pihak sekolah mengutus beberapa guru memperkuat Satuan Tim Pengamanan Keamanan Sekolah (STP2K). Salah satu tugasnya melakukan penertiban siswa. “Apabila ada kasus, kami selesaikan di STP2K terus ke BK. Kami juga rutin melakukan razia atribut dan handphone di kelas untuk mengurangi tingkat kerawanan siswa-siswi,” katanya.

Sementara itu, didalam lampiran tata tertib terdapat sistem kredit point. “Ada sistem point 100. Kalau anak sudah mencapai 100, kami kembalikan kepada orangtua. Dan dalam mencapai proses 100, harus ada proses pembinaan dari sekolah. Sejak point 50, kami sudah memanggil orangtua dan kami berikan pembinaan. Kalau masih melanggar, kami studi kasus dengan orangtuanya lagi, kalau masih melanggar ya kami kembalikan,” tegasnya. (mha/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jumlah Pemilih Turun 6.497

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batang resmi menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pilgub Jateng sebanyak 588.311 orang. Sebelumnya KPU menyaring DPS sebanyak 594.808...

Berlayar Bersama Costa NeoRomantica (1)

Costa NeoRomantica memosisikan diri sebagai kapal pesiar keluarga. Tidak hanya fasilitas-fasilitasnya yang ramah segala usia, tapi kru yang melayani para penumpang pun bekerja dengan...

Dana Desa Meningkat, Rp 227 M untuk 272 Desa

RADARSEMARANG.COM, KAJEN–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan memperoleh alokasi anggaran untuk desa atau dana desa dari APBN tahun 2018 sebesar Rp 227,8 miliar untuk 272 desa....

Jadikan Olahraga Sebagai Lifestyle

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mendorong masyarakat untuk membudayakan olahraga sejak dini. Sebaiknya dimulai dilakukan dari keluarga. Sebab, pembudayaan olahraga, selain menyehatkan...

Sudirman Kunjungi Rumah Anin

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kejadian yang menimpa siswa SMAN 1 Semarang Anindya Helga (Anin) dan Muchammad Afif Ashor (Afif) menarik simpati berbagai pihak. Calon Gubernur...

Mubes IKA Perkuat Persatuan Alumni

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UM Magelang menggelar Musyawarah Besar (Mubes) yang diselenggarakan di Auditorium kampus 1 UM Magelang, Sabtu (17/3). Ketua panitia...