33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Kakak-Adik Kompak Merampas

Korban Seorang Ibu, sempat Dipukuli

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COMSEMARANGAksi kakak beradik ini sungguh nekat. Keduanya merampas handphone dan memukuli seorang ibu. Kejadiannya di Jalan Pusponjolo Timur, tepatnya di kawasan Bendungan Pleret, Semarang Barat, pada April lalu. Beruntung, berkat kesigapan petugas, kedua pelaku berhasil dibekuk. Keduanya,  Rizki Saputro, 23, dan, adiknya, W, 17,  warga Tlogosari, Pedurungan.

Penangkapan keduanya dilakukan oleh tim Resmob Polrestabes Semarang yang dipimpin Kasubnit I Aiptu Janadi, Senin (16/4) lalu sekitar pukul 22.00. Selain kakak adik tersebut, petugas juga mengamankan dua orang lainnya, yakni Aris Setiono, 28, warga Kuningan, Semarang Utara, dan Muhammad Fathurrahman, 27, warga Bangetayu Wetan Genuk. Keduanya berperan sebagai penadah.

“Kami berhasil menangkap tersangka perampasan ponsel yang sempat viral di media sosial. Tersangka ada empat orang terdiri atas pelaku utama dan penadah, satu di antaranya masih di bawah umur berinisial W dan sudah kami limpahkan berkasnya,” ungkap Wakapolrestabes Semarang AKBP Enrico Sugiharto Silalahi saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Rabu (2/5).

Peristiwa perampasan tersebut, lanjut Enrico, terjadi pada Selasa (3/4) sekitar pukul 17.00. Saat itu, kedua tersangka mengendarai mobil Honda Brio H 8437 QE usai pesta miras di kawasan Sunan Kuning (SK) Semarang Barat. Sesampainya di Jalan Pusponjolo Timur, mobil tersangka bersenggolan dengan mobil Grand Livina B 477 AY yang dikemudikan Hesti Kuswanto, warga Pamularsih.

Merasa tidak terima serta dalam kondisi lalu lintas macet, W keluar dari mobilnya dan menghampiri mobil korban. Mengetahui hal tersebut, Rizki dan ketiga teman-temannya yang lain menyusul W keluar dari mobil. Saat itu, kata Enrico, tersangka menghentikan mobilnya, serta memaksa korban turun dari kendaraannya.

Perang mulut pun terjadi antara tersangka dan korban. Tersangka juga menendang dan memukul korbannya hingga terjatuh lalu mengambil ponselnya. Ketiga kawannya sudah berusaha melerai,” ungkapnya.

Rizki mengaku aksi yang dilakukan bersama adiknya tersebut merupakan tindakan spontan. Ia mengaku terpancing emosi lantaran dimarahi dan cekcok dengan korban. Selain itu, ia juga mengaku dalam pengaruh minuman alkohol yang ditenggak sebelumnya.

“Jalannya macet, terus mobil dia (korban) mau nabrak mobil saya. Sempat cekcok dulu sama korban. Memukul korban karena kesal. Sempat dipisah sama tiga rekan saya. Kalau HP itu yang bawa kabur adik saya, HP korban jatuh saat kena pukul,” beber bapak satu anak ini.

Usai berhasil mendapatkan ponsel milik korban, tersangka kembali ke mobil dan kabur. Selanjutnya, ponsel tersebut diberikan kepada Aris dan laku dijual seharga Rp 600 ribu.

Akibat perbuatannya, kakak-adik tersebut akan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Rizki dan W terancam hukuman 9 tahun penjara, sedangkan Aris dan Fathurrahman terancam 4 tahun penjara. (tsa/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...