33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Fokus Kembangkan Industri Kreatif

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang terus menggenjot tumbuhnya wirausahawan baru, dalam memenuhi targenya menciptakan 10.000 lapangan kerja baru bagi warganya maka Pemkab terus mengembangkan sektor ekonomi kreatif.

Untuk itu Pemda Batang mengandeng Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), agar pemuda–pemudi Batang bisa lebih kreatif dan inovatif, sehingga mampu menjadi pengusaha di era kreatif di era digital seperti saat ini.

“Pemkab ingin mendidik anak muda agar mempunyai kreatifitas dan inovasi agar mampu berwirausaha, mampu meningkatkan taraf hidupnya serta membuka lapangan kerja baru,” jelas Wakil Bupati Batang Suyono saat membuka acara Bekraf Information System In Mobil Application (Bisma) bertempat di Hotel Sendang Sari Batang, Rabu ( 2/5).

Kegiatan sosialisasi Bisma diikuti oleh puluhan pelaku usaha ekonomi kreatif diikuti dari Kabupaten Batang, Pekalongan, Pemalang dan Kota Pekalongan. Dalam perkembangannya, Pemkab akan terus melihat dan selalu memantau sampai sejauh mana perkembangan pelatihan tersebut. Sehingga akan akan tahu permasalahan dlam proses berwirausaha, apakah terkait dengan modal atau dengan pemasaranya.

Sehingga pemda bisa tahu, bagaimana cara mendukung dan kita mengatasi permasalahan baru bagi wirausahawan baru tersebut. Seperti jika ada permasalahan pemodalan Pemkab memiliki lembaga keungan yang siap membanu pemodalan. Seperti BKK dan Bappera, disitulah nanti jika ada kekurangan modal akan didorong kesana.“Anak muda jangan sampai kehilangan waktu atau mengambaikan waktu.  Karena dengan mengabaikan waktu akan tertunda suksesnya,” tegas Suyono

Direktur Riset Pengembangan Ekonomi Kreatif Bekraf Wawan Rusiawan mengatakan, Bekraf akan selalu hadir di tengah – tengah para pelaku usaha untuk mendampingi ekonomi kreatif dalam mengembangkan usahanya.

“Perkembangan ekonomi kreatif Indonesia mulai tumbuh luar biasa, dari sisi PDB (Produk Domestik Bruto) PDB ekonomi kreatif kita sudah mencapai Rp 922 triliun di tahun 2016. Serapan tenaga kerja ekonomi kreatif sebesar 16,9 juta,” kata Wawan Rusiawan. (han/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

KTR,Tekan Korban Akibat Rokok

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Jumlah angka kematian orang dewasa yang disebabkan karena merokok, ternyata tidak cukup membuat orang menghentikan kebiasaan merokok. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi...

Bukit Semarang Jaya Metro Undi Hadiah Spetakuler Akhir Tahun

SEMARANG--Salah satu pengembang perumahan terbesar di kota Semarang PT. Bukit Semarang Jaya Metro terus berinovasi dan selalu konsisten menghadirkan perumahan dari berbagai macam segmen,...

Komplotan Perampok Toko Emas Diringkus

SEMARANG - Tujuh pelaku perampok bersenjata api lintas provinsi dengan sasaran toko emas berhasil diringkus petugas Jatanras Polda Jateng, yang dipimpin Kasubdit III AKBP...

Coba Melawan, Penjambret Didor

TEMANGGUNG- Aksi nekat dilakukan dua pemuda asal Banjarnegara, Dedi Setiawan, 24, dan Mafiransyah Panggah Panandang, 24. Kedua pemuda warga Desa Wanakarsa Kecamatan Wanadadi Kabupaten...

Pelaku Usaha Konter Selular Tercekik

SEMARANG – Para pelaku usaha ritel selular dari berbagai daerah merasa tercekik atas sejumlah kebijakan pemerintah yang diberlakukan saat ini. Di antaranya terkait penerapan...

Normalisasi Usai, Kali Kembali Penuh Sampah

DEMAK-Meski sudah dipasang spanduk larangan buang sampah, namun kondisi kali di sepanjang Jalan Raya Mranggen-Onggorawe kembali dipenuhi sampah. Padahal sungai tersebut baru selesai dilakukan...