Dua Jadi Tersangka, Camat Mijen Belum Diperiksa

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANGDua orang ditetapkan sebagai tersangka oleh tim Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar( Saber Pungli) Kota Semarang terkait kasus dugaan pungli retribusi parkir di event Trial Game Asphalt 2018 di Sirkuit Mijen, Jumat-Sabtu (6-7/4) lalu. Dua orang tersebut adalah koordinator pengelola parkir, Hanif, dan koordinator pengelola stan, Riski.

“Sebelumnya enam orang kami periksa, masing-masing dari pengelola parkir dan pengelola stan di acara tersebut. Hasil pemeriksaan, Hanif dan Riski kami tetapkan sebagai tersangka,” ungkap Wakapolrestabes Semarang, Enrico S. Silalahi, yang juga Ketua Tim Satgas Saber Pungli Kota Semarang, Rabu (2/5).

Keduanya diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2014 pasal 7 ayat 2 huruf a dan b tentang penyelenggaraan dan retribusi parkir di tepi jalan umum. “Keduanya juga melanggar pasal 45 ayat 1 dan 2 Tahun 2014 tentang retribusi parkir,” katanya.

Berkenaan dengan sanksi, lanjut Enrico, keduanya akan dikenai sanksi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dengan ancaman hukuman 3 bulan penjara dan denda maksimal Rp 5 juta. “Proses Tipiring terhadap keduanya sudah dilakukan. Saudara Hanif dan Riski masing-masing didenda Rp 1 juta. Keduanya tidak ditahan,” tuturnya.

Saat ini, pihaknya terus mengembangkan dan mendalami aliran dana uang hasil parkir tersebut. Enrico membenarkan jika dua orang yang telah ditetapkan tersangka sudah memberikan keterangan mengenai uang hasil parkir. Namun, saat disinggung apakah dana tersebut juga mengalir ke Camat Mijen HM Yenuarso, Enrico enggan menjawab lebih lanjut.

“Nanti saja lah itu masih kami sidik. Camat Mijen juga belum ke sini (datang untuk diperiksa, Red), jadi belum bisa dikonfirmasi,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, kasus tersebut mulai ditangani ketika pihaknya mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan pungli retribusi parkir di lokasi tersebut. Begitu mandapat laporan, pihaknya langsung menuju lokasi (Sirkuit Mijen) untuk sidak. “Kami Tim Saber Pungli datang ke sana (sirkuit Mijen, Red) pada Senin (9/4) untuk melakukan pengecekan terkait informasi itu (dugaan pungli, Red) dan kami menemukan camat ada di lokasi itu,” ujar Enrico.

Saat dimintai keterangan, beber Enrico, camat tersebut mengaku kalau dia adalah koordinator parkir di sirkuit tersebut. Dari situ, pihaknya kemudian mengetahui kalau memang ada pungutan parkir saat kegiatan tersebut dengan pendapatan mencapai Rp 15.000.950. (tsa/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -