33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Dua Jadi Tersangka, Camat Mijen Belum Diperiksa

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANGDua orang ditetapkan sebagai tersangka oleh tim Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar( Saber Pungli) Kota Semarang terkait kasus dugaan pungli retribusi parkir di event Trial Game Asphalt 2018 di Sirkuit Mijen, Jumat-Sabtu (6-7/4) lalu. Dua orang tersebut adalah koordinator pengelola parkir, Hanif, dan koordinator pengelola stan, Riski.

“Sebelumnya enam orang kami periksa, masing-masing dari pengelola parkir dan pengelola stan di acara tersebut. Hasil pemeriksaan, Hanif dan Riski kami tetapkan sebagai tersangka,” ungkap Wakapolrestabes Semarang, Enrico S. Silalahi, yang juga Ketua Tim Satgas Saber Pungli Kota Semarang, Rabu (2/5).

Keduanya diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2014 pasal 7 ayat 2 huruf a dan b tentang penyelenggaraan dan retribusi parkir di tepi jalan umum. “Keduanya juga melanggar pasal 45 ayat 1 dan 2 Tahun 2014 tentang retribusi parkir,” katanya.

Berkenaan dengan sanksi, lanjut Enrico, keduanya akan dikenai sanksi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dengan ancaman hukuman 3 bulan penjara dan denda maksimal Rp 5 juta. “Proses Tipiring terhadap keduanya sudah dilakukan. Saudara Hanif dan Riski masing-masing didenda Rp 1 juta. Keduanya tidak ditahan,” tuturnya.

Saat ini, pihaknya terus mengembangkan dan mendalami aliran dana uang hasil parkir tersebut. Enrico membenarkan jika dua orang yang telah ditetapkan tersangka sudah memberikan keterangan mengenai uang hasil parkir. Namun, saat disinggung apakah dana tersebut juga mengalir ke Camat Mijen HM Yenuarso, Enrico enggan menjawab lebih lanjut.

“Nanti saja lah itu masih kami sidik. Camat Mijen juga belum ke sini (datang untuk diperiksa, Red), jadi belum bisa dikonfirmasi,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, kasus tersebut mulai ditangani ketika pihaknya mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan pungli retribusi parkir di lokasi tersebut. Begitu mandapat laporan, pihaknya langsung menuju lokasi (Sirkuit Mijen) untuk sidak. “Kami Tim Saber Pungli datang ke sana (sirkuit Mijen, Red) pada Senin (9/4) untuk melakukan pengecekan terkait informasi itu (dugaan pungli, Red) dan kami menemukan camat ada di lokasi itu,” ujar Enrico.

Saat dimintai keterangan, beber Enrico, camat tersebut mengaku kalau dia adalah koordinator parkir di sirkuit tersebut. Dari situ, pihaknya kemudian mengetahui kalau memang ada pungutan parkir saat kegiatan tersebut dengan pendapatan mencapai Rp 15.000.950. (tsa/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pembaretan 4.500 Banser

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Harlah ke-84 GP Ansor tingkat Kabupaten Wonosobo ditandai dengan pembaretan anggota baru kurang lebih 4.500 Banser di Alun-alun, Selasa (24/4). Bertindak...

1.653 Keluarga Masih BAB Sembarangan

“Jika memang susah disadarkan, Pemkot perlu membuat regulasi yang mengatur hal ini.” Iwan Triteny Setyadi MAGELANG—Sebanyak 1.653 kepala keluarga (KK) dari 41.817 KK di Kota Magelang...

Terminal Terboyo Dipindah ke Demak

SEMARANG – Bencana rob dan banjir yang kerap menenggelamkan Terminal Terboyo Semarang, membuat pemerintah pusat sebagai pengelola terminal tipe A turun tangan. Rencananya, terminal...

Biar Makin Siap, Ikuti USK

MAGELANG – Sebanyak 110 siswa kelas XII SMK Citra Medika Kota Magelang mengikuti Ujian Sertifikasi Kompetensi (USK). Dijadwalkan, siswa Kompetensi Farmasi mengikuti ujian mulai...

Infrastruktur Rusak Akibat Proyek Tol

KAJEN – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi bersama jajarannya dan Ketua DPRD, Kabupaten Pekalongan melakukan sidak sejumlah proyek perbaikan infrastruktur, belum lama ini. Sidak dilakukan...

4 Jamaah Meninggal di Makkah

WONOSOBO – Empat jamaah haji asal Wonosobo tidak ikut pulang ke kampung halamannya. Mereka meninggal dunia di tanah suci Makkah karena berusia lanjut dan...