33 C
Semarang
Sabtu, 8 Agustus 2020

Bupati Bantu 10 Unit Kapal Nelayan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN–Bupati Pekalongan Asip Kholbihi kembali menyerahkan 10 unit kapal nelayan jenis fiber ukuran 5 gross ton (GT) kepada 2 Koperasi Nelayan Jaya Mandiri I dan II di Pelabuhan Laut Wonokerto, kemarin. Sebelumnya Juli 2017, bupati telah menyerahkan bantuan serupa dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.

Bupati Asip mengharapkan bantuan tersebut digunakan untuk meningkatkan perekonomian nelayan Wonokerto. Sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan, serta menekan angka kemiskinan di Kecamatan Wonokerto yang selama ini masih tinggi.

”Bantuan kapal ini kami harap menjadi pemicu bangkitnya kembali kejayaan Pelabuhan Wonokerto, sehingga dapat meningkatkan pendapatan para nelayan dan mampu menekan angka kemiskinan,” ungkap Bupati Asip.

Sebab, katanya, pada zaman Belanda wilayah Wonokerto pernah dibangun pelabuhan terbesar di Jawa Tengah. Baru pada tahun 1980-an, pelabuhan itu dipindah ke Kota Pekalongan yaitu PPN Nusantara.

Karena itu, tandasnya, para nelayan harus belajar dari sejarah, bahwa nelayan Wonokerto adalah nelayan yang hebat dan handal. Untuk itu, dengan adanya bantuan 10 unit kapal dan akan disusul dengan bantuan alat tangkap, seharusnya mampu menjadi pelabuhan nelayan sebagai pengungkit ekonomi lokal di Kecamatan Wonokerto.

“Saat ini, kita telah mendapatkan bantuan proyek dari presiden dalam program OBOR atau one day one road, atau yang dikenal dengan jalur sutra laut yang programnya menghubungkan kepulauan di Indonesia dengan negara lain. Pelabuhan ini, rencananya akan dibangun di tiga tempat yaitu di Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Banda Selatan,” kata Bupati Asip.

Bupati Asip menegaskan kepada nelayan penerima bantuan, jika para nelayan tidak mampu mengelola bantuan kapal tersebut, seharusnya dikembalikan untuk diberikan kepada kelompok atau koperasi nelayan lain yang mampu mengelola. Hal itu agar berdampak pada peningakatan kesejahteraan masyarakat nelayan.

“Masih banyak nelayan yang membutuhkan bantuan kapal. Sudah seharusnya, para nelayan penerima bantuan pengelola kapal bantuan dengan baik dan bisa berkembang menjadi nelayan yang mandiri dan pengungkit ekonomi secara nyata dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan,” tegas Bupati. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tarif RSUD Soewondo Naik 300 Persen

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - RSUD dr Soewondo Kendal per 1 Februari 2018 besok memberlakukan kenaikan tarif pelayanan langsung mulai 50-300 persen. Kenaikan yang langsung dua...

Peredaran Bank Titil Harus Ditekan

BANDUNGAN – Pemkab Semarang meminta BPR dan BKK di Kabupaten Semarang melakukan terobosan untuk menekan peredaran rentenir (bank titil). Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha...

Dari Bank Sampah, Kini Hasilkan Jutaan Rupiah

Dari awalnya mengelola bank sampah, kini Nunuk Zaenubia sukses mendirikan rumah daur ulang. Di tempat ini, sampah plastik diolah menjadi biji plastik. Seperti apa? BUDI...

Komix Herbal Peduli Sesama

SEMARANG- Dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1439 H/2018, PT Bintang Toedjoe Area Semarang menyerahkan hewan kurban kepada Jawa Pos Radar Semarang untuk selanjutnya...

Dua Objek Wisata Baru di Limbangan

KENDAL- Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Dinporapar) Kendal mulai menyasar objek wisata desa. Kali ini, ada dua wisata dua bukit batu yang terletak...

Bupati Jamin, Panen Padi Rakyat Dibeli Pemkab

KAJEN-Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, menjamin akan membeli semua hasil panen padi yang dihasilkan para petani di Kabupaten Pekalongan. Menyusul jatuhnya harga gabah kering pada...