31 C
Semarang
Sabtu, 28 November 2020

Bidik 2 Kasus Korupsi

6 Saksi Diperiksa

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kepolisian Resor Magelang Kota semakin serius dalam mengungkap dua kasus dugaan korupsi yang terjadi di wilayah hukumnya. Terbaru, pihak kepolisian telah memeriksa enam saksi dan telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

“Kami telah memeriksa empat saksi dalam kasus dugaan korupsi pertama yang melibatkan pihak BUMN. Dan kasus kedua, kami telah memeriksa dua saksi untuk dugaan kasus korupsi Anggaran Dana Desa atau ADD,” jelas Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan usai acara Angkringan Kamtibmas di Kebon Semilir Kota Magelang, Selasa (1/5).

Kristanto mengatakan, pihaknya sangat serius dalam mengungkap kasus dugaan korupsi. Hal ini terlihat dari diterbitkannya SPDP dan mulai fokus menyidiknya. “Untuk potensi kerugian, kami masih menunggu rekomendasi dari BPKP. Apakah nanti statusnya naik dari saksi menjadi tersangka, kita lihat nanti. Secepatnya juga kami limpahkan ke kejaksaan,” katanya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Magelang Kota AKP Rinto Sutopo mengaku, pihaknya belum bisa merinci potensi kerugian negara dari dua kasus korupsi yang ditangani. “Namun kalau menghitungnya, dua kasus tersebut potensi kerugian negara mencapai ratusan juta,” jelas Rinto.

Dalam kegiatan acara angkringan kamtibmas, Kristanto menyebutkan bahwa wilayah Magelang Utara mempunyai 5 kelurahan yang lebih banyak didominasi masyarakat sebagai pekerjaan swasta. Namun demikian, dalam catatan kepolisian, kejadian yang sangat menonjol adalah tawuran pelajar akibat adanya perbedaan pendapat, perubahan sosial, perasaan tidak senang, perbedaan kepentingan dan buruk komunikasi.

Selain menyampaikan dan memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, kepolisian juga bersama-sama mendeklarasikan antihoax dengan seluruh yang hadir antara lain, para pejabat Polres Magelang Kota, Muspika Magelang Utara, seluruh Kepala SMA/SMK, Ketua RT/RW dan LSM.

Angkringan kamtibmas merupakan salah satu progam terobosan Polres Magelang Kota untuk mendengar aspirasi masyarakat. Kegiatan ini merupakan kali kedua dengan diawali dari Magelang Selatan pada Maret lalu. (had/ton)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...