33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Buruh dan Pengusaha Tabur Bunga di TMP

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Memperingati May Day, puluhan pengusaha dan buruh di Kota Magelang mengadakan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giriloyo, Karet, Kota Magelang.

“Hari buruh adalah hari perjuangan bagi para buruh, sehingga seluruh komponen buruh di Kota Magelang memiliki inisiatif untuk mengenang arwah para pahlawan. Dengan berziarah maka di kemudian hari kami mempunyai spirit yang sama, perjuangan yang sama yaitu menyejahterakan dan memajukan bangsa,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Magelang, Edi Sutrisno, Selasa (1/5) usai ziarah.

Edi menuturkan, selain ziarah di Taman Makam Pahlawan, pihaknya juga akan melaksanakan bakti sosial berupa santunan anak yatim piatu dan donor darah. Edi berpendapat hari buruh merupakan hari perjuangan yang tidak harus diwarnai dengan aksi turun ke jalan. Meski demikian, menurut Edi, buruh memiliki peran penting dalam pembangunan.

“Ini pertanda buruh di Kota Magelang memiliki spirit kebangsaan yang kuat. Karena buruh adalah aset bangsa yang bisa turut berpartisipasi dalam pembangunan serta mendukung kebijakan. Hari buruh tidak harus identik dengan hal yang mengacu pada tuntutan melulu,” papar Edi.

Sementara itu, empat serikat buruh di Kabupaten Magelang memilih merayakannya dengan kegiatan outbound. Outbound terpusat di Balkondes Wringinputih, Selasa (1/5).

Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Magelang, Suparno mengungkapkan, kegiatan yang mengusung tema May Day is Fun Day sengaja dibuat acara yang gembira. Menurut dia, upah minimun Kabupaten Magelang, memang belum sepenuhnya bisa diandalkan untuk kesejahteraan buruh. Namun untuk wilayah Jawa Tengah bagian selatan sudah termasuk tertinggi, meskipun masih kalah dengan Cilacap. “UMK terbesar di Jawa Tengah bagian selatan. Kalah dengan Cilacap. dikarenakan di Cilacap ada perminyakan tenaga kerja asing. UMK di Kabupaten Magelang Rp 1,742 juta. Sedangkan di Cilacap sudah Rp 1.841.209,” papar Suparno.

Suparno juga meminta pemerintah fair mengatur pekerja asing yang berdampak kurang baik kepada pekerja lokal. Ia berharap untuk pekerja asing diambil yang mempunyai skill khusus.

“Tahun ini belum kelihatan di Kabupaten Magelang ada pekerja asing. Pada tahun kemarin ada 2 pekerja asing yang dideportasi dan kami terus pantau hal tersebut melalui jaringan serikat pekerja. Kami berharap perpres soal tenaga asing harap ditinjau kembali, supaya tenaga lokal bisa banyak terserap,” harapnya. (had/san/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Banyak Santri Miskin Belum dapat BPJS

WONOSOBO – Kebijakan Pemerintah Tentang Jaringan Kesehatan Nasional (JKN) pelayanan, belum tersebar secara merata. Di antaranya, belum menjangkau santri. Di Wonosobo, misalnya, banyak santri...

Jualan Pasar Murah, Disumbangkan ke Panti Asuhan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Kementrian Pedagangan bersama Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU Kota Semarang dan Pengurus Wilayah (PW) Muslimat NU Jateng menggelar pasar murah untuk warga yang...

Sengketa Pilkada Kota Salatiga

SALATIGA –Mahkamah Konstitusi (MK) Rabu (26/4) dijadwalkan akan menggelar sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHP) pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Salatiga 2017 dengan agenda...

Gizi Sehat dan Seimbang Cegah Penyakit Diabetes

Diampu Oleh: Pakar Gizi RSUP dr Kariadi, dr Khairuddin, Sp.GK RADARSEMARANG.COM - DIABETES Adalah penyakit kronis yang bisa menyerang siapa saja. Penyakit ini mengancam semua...

Kesulitan Menulis, Budaya Literasi dan Mading Sekolah

HAMPIR semua siswa mulai SD, SMP hingga SMA dan SMK selalu mengeluh bila melaksanakan kegiatan menulis karangan. Menulis itu sulit. Menulis itu menyebalkan. Menulis...

Mahasiswa Dimassa, 32 Kali Curi Helm

SEMARANG – Seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Semarang, babak belur dimassa, setelah kedapatan mencuri helm di parkiran sebuah café Jalan Ki Mangunsarkoro,...