32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Buruh Dilayani Pembuatan SIM dan Pengobatan Gratis

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Hari Buruh Sedunia (May Day) di Batang diperingati di lapangan Dracik Kampus Selasa (1/5/2018). Para buruh mendapatkan layanan kesehatan gratis, layanan SIM dan STNK serta doa bersama. Kegiatan ini digelar Polres Batang bekerja sama dengan pemkab setempat, Kodim 0736 Batang dan para pengusaha.

Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga mengatakan, kegiatan ini sengaja dikemas lebih menarik agar May Day yang selama ini identik dengan aksi yang menakutkan bisa berubah. Dengan kegiatan positif tersebut akan lebih bermanfaat untuk pekerja dan masyarakat.

“Selama ini May Day identik dengan aksi kekerasan, demo, macet, polisi dan buruh seakan seperti siap berperang, ini ingin kita ubah,” ujar Kapolres Edi Suranta Sinulingga.

Kegiatannya antara lain pengobatan gratis, sumbang darah, pelayanan perpanjangan SIM-STNK dan hiburan musik. “Kegiatan ini menunjukkan keharmonisan pemerintah, pengusaha dan buruh karyawan. Kegiatan ini juga sesuai dengan tema aksi nasional May Day Is Fun Day,” ucap Bupati Batang Wihaji yang turut hadir berikan motivasi kepada para buruh.

Wihaji berharap kegiatan May day di Batang menjadi bagian dari contoh yang baik dan kondusif untuk daerah lain,  tetapi tidak melupakan nasib para buruh-buruh. Terkait nasib buruh, bupati menegaskan pemerintah sangat peduli. Pihaknya tetap mengakomodasi aspirasi buruh. Hal ini dilihat dari upah minimal Kabupaten Batang kita tertinggi nomor 8 se-Jawa Tengah.

“UMK kita sudah lumayan sebesar Rp 1.749.900 walau kurang sedikit atau 99 persen dari UMR. Artinya sudah bagus, Maka kalau ada masalah apapun untuk dimusyawarahkan melalui tripartid yaitu buruh atau karyawan, pengusaha dan pemerintah,” imbau Wihaji.

Ketua SPSI Kabupaten Batang, Bambang Suhartono berharap kepada buruh dalam merayakan May Day untuk tidak  berbicara politik tapi berbicara upah melalui prosedur yang benar.

Sementara M. Kholid buruh karyawan perusahaan sarung mengatakan, buruh berharap ke depan ada kenaikan upah menyesuaikan UMR. “Saya ikut May Day Is Fun Day sangat bagus, kondusif dan nyaman. Kita juga bahagia, damai yang mudah-mudahan menghasilkan apa yang menjadi aspirasi, karena kalau demo bisa rusuh dan menghabiskan tenaga yang belum tentu aspirasinya didengar,” seru M. Kholid. (han/lis)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here