33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Kembangkan Potensi 229 Desa Wisata

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemprov harus benar-benar mengembangkan potensi wisata yang ada di desa se Jateng. Sebab, potensi tersebut sangat menarik mengingat setiap desa memiliki ciri khas atau kearifan lokal masing-masing. Saat ini setidaknya lebih dari 400 desa memiliki potensi wisata untuk dikembangkan.

Anggota Komisi B DPRD Jateng, Didiek Hardiana mengatakan, sumber daya alam dan kebudayaan yang ada di Jateng tidak kalah dengan yang ada di luar. Sehingga potensi pengembangannya masih perlu didorong. “Hampir setiap desa memiliki keunikan dan kearifan lokal. Jika ini dikelola pasti akan menjadi daya tarik wisatawan yang menarik,” katanya dalam Dialog Parlemen Jateng dengan tema “Pengembangan Desa Wisata” di Hotel Pandanaran, kemarin.

Ia menambahkan, berbagai kearifan lokal di desa harus tetap dilestararikan dan dijaga. Untuk itu, saat ini sedang dibentuk peraturan daerah (perda) mengenai pemberdayaan wisata Jateng. Perda itu nantinya sebagai benteng dan untuk melindungi masyarakat desa dan memberikan dampak ekonomi untuk masyarakat. “Masyarakat harus dilibatkan, agar mereka tahu potensi besar yang ada di desa masing-masing. Jika ini digarap maksimal tentu akan bisa mendongkrak wisatawan dan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Kabid Pengembangan Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Jateng, Prambudi Trajutrisno mengatakan, potensi desa wisata di Jateng sangat banyak. Saat ini setidaknya sudah ada 229 desa wisata yang terdaftar dari 400 potensi desa wisata di Jateng. Ia mengapresiasi adanya rencana Perda Pemberdayaan Wisata di wilayah Perdesaan. Dengan demikian keberadaan peraturan tersebut akan lebih menguatkan program pengembangan Desa Wisata di Jateng. “Sejauh ini dalam pengembangan desa wisata masih butuh adanya penguatan modal, kelembagaan, penguatan infrastruktur dan objek wisata,” katanya. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

RTH Publik Masih Kurang

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) publik di Kota Magelang masih minim. Keterbatasan lahan menjadi kendalanya. Kasi Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum (PJU)...

Dalmas Bubarkan Demonstran Anarkis

RADARSEMARANG.COM, KENDAL— Ratusan petugas Polres Kendal mencoba menghalau massa yang merangsek masuk ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal, dengan membuat pagar betis. Massa...

Mahasiswa Humas Undip Gelar Gerakan Genuk Sehat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Mahasiswa D3 Hubungan Masyarakat (Humas) Universitas Diponegoro (Undip) menggelar “Gerakan Genuk Sehat” di Kelurahan  Genuksari, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Kampanye kesehatan dan lingkungan...

Prosedur Layanan Kesehatan Pemudik Disederhanakan

MAGELANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Magelang memberikan kemudahan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) saat mudik Lebaran. Pemegang...

Wali Kota dan DPRD Terancam Tidak Gajian

SALATIGA – Rapat paripurna penandatangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Salatiga yang digelar DPRD kembali gagal dilaksanakan, Senin (20/11). Penyebabnya masih sama,...

Jangan Tergiur Biaya Umrah Murah

SEMARANG – Akhir tahun lalu dan awal tahun seperti sekarang ini, kegiatan ibadah umrah mengalami peningkatan. Biro umrah-pun semakin sibuk melayani jamaah. Arbani Umrah Tour...