33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

Diminta Perhatikan Kesejahteraan Petani

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, BOYOLALI – Sejumlah petani di Jateng berharap Sudirman Said-Ida Fauziyah menerapkan kebijakan yang memberi manfaat jika terpilih dalam Pilgub Jateng 2018. Sebab, selama ini petani belum mendapatkan perhatian dari pemerintah. Terutama saat musim panen, belum ada jaminan kepastian harga yang kemudian membuat harga hasil panen sangat rendah.

Salah satu warga Desa Teter, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Widodo mengatakan, mayoritas masyarakat di desanya berprofesi sebagai petani. Namun banyak yang kehidupannya belum sejahtera, karena  belum banyak kebijakan yang memihak petani. “Jangan sampai malah menyusahkan,  kami petani ingin diperhatikan” ujarnya saat berdialog dengan Ida Fauziyah.

Selain perhatian kepada petani, Widodo juga meminta Ida memberi perhatian kepada TPQ dan Madrasah Diniyah (Madin). “Di desa ini banyak masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan TPQ maupun Madin. Mayoritas biaya sendiri,” terangnya.

Tokoh masyarakat Blagung, Simo, Sukiman Maksum mengatakan di daerahnya gagal panen. “Penyebabnya karena kekurangan air akibat tidak ada pompa. Mohon ini juga jadi perhatian ibu Ida ke depan,” imbuhnya.

Ida Fauziyah mengatakan, sebagai pahlawan pangan seharusnya para petani mendapatkan perhatian lebih. “Petani ini sudah mengolah bibit menjadi padi, kemudian beras untuk dikonsumsi. Kita semua bisa bertahan hidup karena mengkonsumsi beras,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ida menanyakan soal mereka mendapatkan pupuk. “Gampang atau sulit Pak?” tanya Ida. Serentak mereka menjawab kata “sulit”. Ida juga menanyakan apakah mereka sudah memiliki kartu tani. Mereka pun menjawab sudah mempunyai. “Lalu bisa gampang dapat pupuk atau masih sulit,” tanya Ida lagi. Mereka pun mengatakan serempak, bahwa masih sulit mendapat pupuk.

Mendapat jawaban itu, Ida pun menegaskan bahwa kesulitan petani mendapatkan pupuk meski sudah memiliki kartu tani bukan hoax atau berita palsu. “Karena saya mendengar langsung kesulitan itu dari beberapa daerah, termasuk di Boyolali ini,” tambahnya.

Ida menegaskan, dirinya bersama Sudirman Said maju dalam Pilgub Jateng 2018 dalam upaya memberikan manfaat bagi masyarakat Jawa Tengah. “Soal pertanian, saya dan Pak Sudirman Said punya program petani mukti, salah satunya untuk mengatasi kesulitan petani mendapatkan pupuk,” tambahnya. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...