33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Pemeriksaan Dini Kurangi Risiko Kanker Serviks

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Menjaga kebersihan organ reproduksi wanita dengan melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan Pap Smear merupakan cara aman untuk meminimalisir terjadinya kanker serviks.

“Seorang perempuan ingin menjaga vaginanya menjadi bersih itu wajar, tetapi mereka melakukan tindakan yang salah dengan cara mencuci vagina. Itu merupakan gaya hidup, bahkan sekarang ini banyak dijual obat-obat pembersih vagina tetapi itu akan merusak sistem kekebalan vagina sehinga membuat virus menjadi mudah cepat masuk,” kata konsultan Ginekologi Onkologi RSUD Kariadi Semarang, Dr. dr. H. T. Mirza Iskandar, SpOG (K) Onk seusai seminar nasional kesehatan wanita dengan tema “Keep Strong Stay Healthy –Kanker Serviks dan kanker Ovarium” di Hotel Pesona, kemarin.

Mirza menambahkan, kesalahan gaya hidup yang berubah itu juga dapat mempengaruhi  tingginya kesakitan dari organ reproduksi wanita. Bahkan pada era 90 an posisi kanker serviks dialami wanita berusia 45 tahun keatas. Tetapi sekarang sudah merambat ke usia 35 tahun keatas dan puncaknya 35 sampai 40 tahun. Bahkan di Semarang, setiap bulannya ada 300 sampai 400 kasus baru.

“Ini harus disikapi oleh pemerintah daerah dalam mengantisipasi jumlah kematian kaum perempuan yang disebabkan oleh kanker serviks. Sekarang ini yang digembar-gemborkan kematian ibu dari persalinan, tetapi kematian itu bukan termasuk dalam kanker serviks,” katanya.

Dokter dari Prodia dr. Dyah Prahesti mengatakan selain melakukan pemeriksaan laboratotium dan vaksinasi, terdapat langkah pencegahan yang dapat dilakukan wanita agar terhindar dari kenker serviks. Diantaranya pola hidup yang seimbang dengan menjaga pola makan, dan memperbanyak sayur dan buah.

“Selain itu yang lebih penting lagi adalah mengurangi makanan cepat saji dan olahan, serta rutin melakukan pemeriksaan laboratorium,” imbuhnya. (hid/sct/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Siapkan Proses Evakuasi Korban Erupsi Merapi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah menetapkan 44 desa di tiga kabupaten di Jawa Tengah sebagai kawasan rawan bencana erupsi...

Promosi Pariwisata Terus Digencarkan

BANJARNEGARA-Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pariwisata. Sebanyak, 17 perwakilan biro wisata dari...

Ditinggal Berkebun, Rumah Terbakar

MUNGKID—Si jago merah, Minggu (17/9) sore, melumat rumah Sopiyah, 75, warga Dusun Gembongan, Desa Bambusari, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang. Korban mengalami kerugian Rp 50...

Mbah Amin Tewas Dibunuh

KENDAL- Seorang kakek berumur 80 tahun tewas dibunuh. Mayatnya ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar rumahnya Desa Juwiring Lor  RT 01 RW...

Semarang Sasaran Investasi Artis

SEMARANG - Keanekaragaman kuliner adalah salah satu daya tarik wisatawan datang ke Kota Semarang. Karena itulah saat ini Kota Semarang menjadi sasaran para tokoh...

Pemudik Via Bandara A Yani Naik 25 Persen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Peningkatan arus mudik maupun arus balik pada lebaran 1439 H/ 2018 di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang mengalami kenaikan sebesar 25 persen dibanding...