Sebarkan Virus Transparansi

Prof Dr Frederik Ridwan Sanjaya SE Skom MS IEC, Rektor Unika Soegijapranata Semarang

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

Frederick Ridwan Sanjaya
Frederick Ridwan Sanjaya

RADARSEMARANG.COM – MENJADI seorang pemimpin tidak harus otoriter demi meraih kesuksesan. Banyak cara yang dilakukan untuk mewujudkan kesuksesan tersebut, salah satunya bersikap terbuka dan mau menerima kritikan. Prinsip inilah yang diterapkan Prof Dr Frederik Ridwan Sanjaya, SE, S,Kom, MS IEC, Rektor R Universitas Katholik Soegijapranata (Unika) Semarang.

Pria yang akrab disapa Ridwan Sanjaya ini, menjabat sebagai Rektor Unika Soegijapranata periode 2017 – 2021. Belum genap satu tahun. Persisnya baru berjalan sekitar delapan bulan sejak pelantikan menggantikan Rektor Budi Widianarko, pada Kamis, 31 Agustus 2017 silam. Sebelumnya, Ridwan menjabat sebagai Wakil Ketua Rektor IV Bidang Kerjasama dan Pengembangan Unika Soegijapranata.

Selain dikenal ramah, sosok Ridwan juga dikenal sebagai seorang ahli di bidang teknologi. Menurutnya, sekarang ini adalah zaman teknologi, termasuk dalam dunia pendidikan di perguruan tinggi yang mengarah dengan sistem pembelajaran online atau cyber. Hal inipun sudah didengung-dengungkan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti).

“Jadi kalau dilihat dalam delapan bulan terakhir ini, Unika sedang mengarah pada industri 4.0, Disruptive Innovation, seperti yang disampaikan oleh Pak Menristekdikti,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Baca juga : Pencapaian Berkat Budaya Membaca dan Menulis

Upaya yang dilakukan adalah menciptakan aplikasi-aplikasi yang bisa diakses oleh berbagai kalangan. Mulai dari mahasiswa, orang tua, pihak kampus, masyarakat umum, hingga alumni, bisa mengakses informasi mulai dari kebutuhan perkuliahan hingga mencari kerja.

“Kita ada aplikasi Hallo Alumni. Para alumni bisa mengakses dari mana saja, misal ketika butuh legalisir. Cukup menuliskan data diri, kemudian legalisir bisa keluar,” kata alumnus SMA Negeri 1 Demak, itu.

Selain itu, pihaknya juga meneciptakan aplikasi Hallo Unika Menyapa, yang bisa diakses mahasiswa maupun para orang tua untuk memantau perkembangan hasil pendidikan akademik anaknya.

Tak kalah penting, pihaknya juga memiliki aplikasi Unika Kita. Pada intinya aplikasi ini berkaitan dengan ketransparanan dan keterbukaan mulai dari mahasiswa hingga tingkat pimpinan.

“Dengan Unika Kita ini, mereka bisa menginformasikan apapun yang tidak beres di dalam Unika. Entah secara fisik maupun yang non fisik,” ujar pria kelahiran Demak, 17 Juli 1977, itu.

Aplikasi tersebut dapat menghilangkan sekat antara mahasiswa dengan dosen, termasuk menjadi media untuk lebih transparan. “Jadi keterbukaan itu sampai ke pimpinan. Pimpinan mendapat kritik atau masukan itu sudah hal biasa,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga memiliki platform E-Book untuk mewadahi mahasiswa untuk menuangkan hobinya. Seperti hobi menulis puisi, cerpen, komik dan sebagainya. “Talenta-talenta itu bisa disalurkan dari rumah atau mana saja pada saat senggang,” tandas lulusan S3 Computer Information System, Assumption University Bangkok, itu.

Di masa kepemimpinanya, pihaknya memiliki program kerja Unika Connect.  Artinya, Unika menjadi jembatan para mahasiswa atau civitas yang memiliki talenta. “Yang memiliki talenta bisa disalurkan dan bisa bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya. (M Hariyanto/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -