33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Minta Masyarakat Tak Pandang Negatif Lady Bikers

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – TAK semua perempuan, bisa mengendarai motor sport. Bagi Riry, perempuan kelahiran Semarang, 12 Januari 1991 ini, bisa mengendarai motor sport justru setelah merasa trauma akibat kecelakaan yang dialaminya 2010 silam.

Semula karena sang ayah sakit dan harus dirawat di rumah sakit (sekarang sudah almarhum), menuntutnya bolak-balik rumah dan rumah sakit. Padahal ia harus kuliah di waktu yang bersamaan, dengan jadwal yang tak menentu.

“Dari kejadian itu, akhirnya saya memberanikan diri membawa motor sendiri.

Awalnya naik motor bebek, lama-lama bosan. Kemudian pindah matic, malah jatuh terus. Akhirnya pindah naik motor Yamaha V-Ixion,” kata Riry kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (28/4).

Dari tuntutan keadaan tersebut, membuatnya nyaman mengendarai motor sport. Jika semua mengendarai Yamaha V-Ixion 2012, kini telah beralih ke Yamaha YZF-R15 atau sering disebut Yamaha R15. Sepeda motor sport ini ditanamkan mesin 150 cc dan diperkenalkan Yamaha kali pertama tahun 2008 di India.

Diakuinya, banyak perempuan populer mengendarai motor sport sejak banyaknya tontonan sinetron televisi, seperti Anak Langit, Anak Jalanan dan Halilintar. Bagi Riry, mengendarai motor sport bisa merasakan tantangan dan bisa menjadi leader of safety.

Ia berharap, sekalipun banyak perempuan yang suka mengendarai motor sport, tetap harus selalu berkendara dengan positif dan mengutamakan safety riding ketika di jalan. Selain itu, harus selalu berpakaian sopan dan berkegiatan yang positif. “Saya berharap, emansipasi wanita lebih diperhatikan, kemudian lady bikers lebih dihormati, ” katanya.

Terkait stigma masyarakat yang belum sepenuhnya memandang positif terhadap perempuan pengendara motor sport, Riry mencoba mematahkannya dengan sering tampil di berbagai acara anniversary maupun pameran safety riding. Dirinya berusaha berbagi pengalaman dengan siapa saja, terutama kaum perempuan.

“Dalam kesempatan tersebut, saya bisa memberikan penjelasan ke masyarakat bahwa tidak selamanya lady bikers itu negatif. Sampai saat ini, saya masih rutin touring ke berbagai daerah di Jateng, Jogjakarta, Jember, Malang, Bandung, dan lainnya,” sebutnya.

Pemilik account Instagram Ryrizkiz ini memiliki pengalaman yang tak terlupakan saat berkendara, yakni memboncengkan seorang ibu hamil yang akan melahirkan. Dikatakannya, saat itu panik dan membutuhkan pertolongan cepat, sehingga ia membawa ibu tersebut ke tempat persalinan dengan mengendarai motor. “Bersyukur, ibu hamil itu bisa melahirkan dan dalam keadaan sehat,” tuturnya.

Sedangkan pengalaman berat saat touring yang dirasakan Riry adalah ketika spare part rusak, tapi jauh dari bengkel atau ada bengkel tapi tutup, sehingga harus menuntun. “Itu beratnya,” tandasnya. (jks/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

2 Orang Dibebaskan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dua dari 3 warga yang ditangkap tin Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di toko Aneka Grosir Temanggung dibebaskan. Zaenal, warga Dusun...

Rangkul Kawula Muda, Ngaji Ngopi Hepi

KENDAL—Mengaji bukan lagi jadi hal yang membosankan atau kuno, jika dikemas dengan diskusi dan hiburan. Itulah yang dilakukan sekelompok anak-anak muda di Kendal yang...

Tolak Angin Gelar Operasi Katarak

AMBARAWA – Tolak Angin Sido Muncul berkerjasama dengan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Jawa Tengah dan Kodam IV/Diponegoro mengadakan operasi katarak gratis di RSUD...

Foto Anak Palestina di Belawan Ternyata Hoax

JawaPos.com - Media sosial sempat dihebohkan dengan beredarnya foto-foto pengungsi anak dari Palestina yang dikabarkan tiba di Belawan, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Foto itu...

Gaet Investor Untuk SPAM Semarang Barat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG- Sistem Penyediaan Air Minum ( SPAM ) Semarang Barat berkapasitas 1.000 liter/detik mulai diperkenalkan kepada investor, dalam acara Market Sounding SPAM Semarang...

SMK SPMA N H. Moenadi Ungaran Rayakan Dies Natalis ke-51

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN-Rangkaian acara peringatan Dies Natalis ke-51 SMK SPMA N H. Moenadi mencapai puncaknya pada hari Selasa, 15 Mei 2018. Dies Natalis merupakan agenda...