33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Keyless Lebih Aman

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – MARAKNYA pencurian mobil atau barang berharga di dalamnya, membuat kita harus waspada. Tidak memarkir mobil di sembarang tempat, bisa meminimalisir dari aksi pencurian. Selain itu menggunakan pengamanan ganda menjadi wajib dilakukan, agar mobil kesayangan kita tidak dicuri orang.

Praktisi otomotif Semarang, Untung Hartono mengatakan, pemilik mobil harus berhati-hati ketika memarkir mobil. Apalagi saat ini banyak kasus pencurian dengan menggunakan banyak modus, sehingga sistem pengamanan berlapis pada mobil menjadi hal yang lumrah.

“Minimal tentu ada alarmnya, bisa juga menambah GPS agar ketika dipinjam atau diparkir kita bisa mengecek keberadaannya melalui smartphone,” katanya kemarin.

Pria yang juga pemilik Rumah Modifikasi Garuda Jaya Semarang ini menuturkan, sistem pengamanan yang sederhana adalah menggunakan anti starter yang dimodifikasi seperti saklar. Selain itu juga masih bisa menggunakan cara lama, yakni gembok stir. “Namun sekarang yang lebih tren adalah keyless entry sistem, ada dari bawaan mobil ada juga yang dijual di pasaran,” ucapnya.

Sistem keyless ini sendiri bisa dibilang aman bagi keselamatan mobil kesayangan. Apalagi keyless juga bisa diaplikasikan ke berbagai tipe dan jenis mobil. Uniknya lagi tidak repot membawa kunci dan membuat keamanan mobil lebih terjaga. “Dari segi harga sangat bervariatif, mulai dari Rp 1 jutaan sampai Rp 3 jutaan,” bebernya.

Dibandingkan sistem pengamanan alarm, kata Untung, keyless entry sistem dianggap minim masalah. Apalagi dibandingkan modifikator memasang alarm sendiri yang banyak ditawarkan dipasaran yang sering error ketika digunakan.

“Alarm murahan kadang modulnya nggak pas, menyebabkan mobil nggak mau ngunci ataupun susah untuk membuka. Bahkan ketika terkena getaran atau suara, tiba-tiba alarm bunyi. Nah ini harus diwaspadai,” jelasnya.

Ia menjelaskan, mobil-mobil yang rawan pencurian adalah mobil yang banyak ditemukan di jalan dan banyak diminati. Dari segi harga, mobil tersebut adalah mobil low entry, sehingga pemilik harus menambah sistem keamanan agar mobil kesayangan tidak menjadi sasaran maling.

“Tipsnya sih selalu parkir di parkir resmi, selain itu juga menggunakan kunci ganda, dan jangan memasang alarm asal-asalan agar mobil kita lebih aman,” tandasnya. (den/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Selalu Dihantui Arwah Fitri

RADARSEMARANG.COM - KASUS pembunuhan sadis ini terungkap bermula ketika Didik Ponco melakukan kejahatan pembegalan terhadap korban Kasiyati, 27, warga Desa Ngabean RT 1 RW...

Kepala Division Rematologi RSUP Dr Kariadi Semarang dr Bantar Suntoko Sp PD K-R FINASIM RADARSEMARANG.COM - PENYAKIT Lupus merupakan penyakit pada sistem kekebalan tubuh. Penyakit ini ...

KH Subhan Ma’mun: Sudah Waktunya Orang Amanah Urus Jateng

RADARSEMARANG.COM, BREBES - Sudah waktunya Jawa Tengah diurus oleh orang yang amanah. Orang yang jujur dan mementingkan hajat hidup masyarakat kebanyakan, bukan mendahulukan kepentingan...

Kapolres Pasrah, Basah Kuyup Diguyur Air

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan terkejut karena tiba-tiba diguyur air seusai apel di Mako Polres Magelang Kota, Rabu (1/7)....

Pemkot Bersikukuh Pindah Terminal Terboyo

SEMARANG–Meski fasilitas infrastruktur masih apa adanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tetap bersikukuh akan melakukan pemindahan terminal bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dari Terminal...

Eksepsi Ketua RT 2 Karangayu Ditolak

SEMARANG - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang menolak eksepsi (keberatan) yang diajukan Ong Budiono selaku Ketua RT 2 RW 2 Kelurahan Karangayu, Kecamatan...