33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

Ganjar Bantu Urai Persoalan Warga Tarisi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, CILACAP – Calon Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengunjungi dua lokasi pascabencana di Cilacap, Jumat (27/4). Salah satunya Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja yang selama 30 tahun terakhir selalu diterpa banjir. Kepala Desa Tarisi, Jasimin mengajak Ganjar berkeliling ke lokasi banjir, baik pemukiman maupun sawah yang masih tergenang.

Ratusan warga menyambut kedatangan Ganjar. Warga desa nampak keluar rumah dan menyapa Ganjar dengan antusias. Mobil yang berjalan pelan membuat sebagian warga nekat mendekat untuk mengajak salaman. Tiba di titik banjir, ratusan warga langsung mengerubungi Ganjar.

Menurut Jasimin, setiap tahun desanya selalu banjir. Bencana ini disebabkan dua hal. Yakni affur atau drainase Bendung Menganti yang mengalami pendangkalan dan curah hujan yang tinggi. “Jadi memang banjir terjadi sejak bendung Menganti dibangun, sudah 30 tahun,” terangnya.

Banjir yang terjadi bisa hingga berminggu-minggu. Areal sawah bahkan bisa tergenang berbulan-bulan. Air susah surut karena Desa Tarisi berada di daerah cekungan.

Ganjar berujar pihaknya akan mengusulkan permintaan warga desa ke PSDA dan BBWS terkait. “Akan saya sampaikan ke BBWS dan dinas PSDA, agar dicek dan dihitung secara keinsinyuran apa penyebab dan solusinya,” imbuhnya.

Selanjutnya, Ganjar juga meninjau lokasi bekas longsor di Desa Ciporos, Kecamatan Karangpucung. Dia melihat salah satu titik longsor bersama Kepala Desa Ciporos, Mulyanto.

Di lokasi, ternyata ribuan warga sudah berkumpul. Ganjar memanfaatkan berkumpulnya warga untuk menyampaikan pengarahan dan pesan mitigasi bencana. “Yang rumahnya di sekitar sini ngacung? Nah kalau terjadi hujan deras lebih dari dua jam, siap siap ngungsi, waspada ya, menuju arah menjauhi ketinggian. Nanti latihan dulu ya,” paparnya.

Kepada kepala desa, Ganjar mengarahkan Mulyanto segera mengusulkan bantuan ke BPBD tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat.  “Kalau mau minta bantuan langsung dari pusat, kamu kirim usulan dan rekomendasi bupati. Jangan lupa tembuskan  ke saya. Nanti saya sampaikan ke pusat,” tegasnya. (amh/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Coklit Jadi Penentu Daftar Pemilih

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pemilih dalam Pilgub Jateng yang memenuhi syarat namun tidak terakomodir dapat menimbulkan persoalan. Oleh karena itu, proses pencocokan dan penelitian (coklit)...

Dibekuk, 9 Jam setelah Beraksi

SEMARANG – Belum lama menikmati hasil kejahatannya, Riski Seyawan, 20, warga Jalan Pergiwati, Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara, dibekuk aparat Polsek Semarang Barat. Tepatnya...

Marbot Diajak Jaga Kebersihan Masjid

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang bekerja sama dengan LSM Persada mengadakan training of trainer (TOT) di Aula SMP Islam Terpadu...

Dituding Buat Video Mesum, Anggota Polisi Dilaporkan

SEMARANG - Seorang anggota Polres Banjarnegara dilaporkan ke Bid Propam Polda Jateng. Pelaporan ini terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap salah satu karyawati perbankan...

Terharu Disambut Lagu Jangan Menyerah

SALATIGA - Komunitas Rakyat Peduli Salatiga (RPS) bersama Kabar Salatiga (KS) menyalurkan bantuan warganet ke sekolah luar biasa (SLB) ERHA di Sumberejo, Pabelan, Kabupaten...

Buruh Tetap Ngotot Minta UMK Rp 2,7 Juta

SEMARANG- Dewan Pengupahan Buruh Kota Semarang menegaskan, kalangan buruh tidak akan melakukan tawar-menawar mengenai usulan penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Semarang sebesar Rp 2,7...