31 C
Semarang
Kamis, 3 Desember 2020

Bangun Eksistensi di Dunia Digital

Menarik

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –  Era digitalisasi saat ini coba dimanfaatkan oleh Main Dealer Astra Motor Jateng. Salah satunya dengan mengundang 15 pemilik bengkel resmi sepeda motor Honda, Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) dalam workshop yang bertajuk ‘AHASS Go Digital’ di kantor Main Dealer Astra Motor Jawa Tengah, Semarang.

Workshop diisi oleh seorang pakar digital marketing, Arief Budi Muttaqien yang mengajarkan tentang strategi sebuah bisnis untuk tidak hanya eksis di dunia offline namun juga harus eksis di dunia online (digital). Region Head Astra Motor Jateng Yohanes Kurniawan mengatakan, saat ini kita sedang menghadapi era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Salah satu cara yang dapat digunakan untuk membangun eksistensi sebuah bisnis di dunia digital dapat menggunakan fitur dari Google yaitu Google My Business atau Google Bisnisku.

“Kondisi VUCA ini hadir akibat kemajuan perkembangan teknologi yang bergerak pesat. Yang mana menjadi tantangan kita sebagai pelaku bisnis untuk tetap bertahan di pada kondisi ini,” katanya.

Ia menerangkan, cara kedua yang diajarkan dalam workshop adalah menggunakan fitur API yang ada di aplikasi messenger WhatsApp untuk memudahkan komunikasi dengan konsumen atau calon konsumen serta untuk mendukung program-program yang dimiliki oleh AHASS. (den/ton)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...