33 C
Semarang
Kamis, 22 Oktober 2020

647.672 Orang Belum Daftar JKN-KIS

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Masih ada sekitar 647.672 penduduk di wilayah kerja Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Magelang yang belum mendaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Padahal jumlah penduduk yang tercatat di Kabupaten Magelang, Kota Magelang dan Kabupaten Temanggung sebanyak 2.179.840 jiwa.

Secara rinci, data terbaru per bulan Maret 2018, wilayah yang mendekati universal health coverage (UHC) adalah Kota Magelang. Di kota kecil ini, sekitar 87,89 persen penduduknya atau 113.309 jiwa telah menjadi peserta JKN-KIS. Di susul Kabupaten Magelang sebesar 71,49 persen dengan 914.128 jiwa, dan terakhir Kabupaten Temanggung baru 65,36 persen masyarakat yang terdaftar atau sekitar 504.731 jiwa. Sesuai ketetapan pemerintah, target UHC tahun 2019 sebesar 95 persen penduduk Indonesia mendapat perlindungan kesehatan.

“Hingga saat ini, peserta JKN-KIS di dominasi dari segmen peserta penerima bantuan iuran (PBI), baik dari pusat maupun dari pemerintah daerah,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang Dyah Miryanti, kemarin.

Ia mengakui, kendala menuju UHC cukup kompleks. Mulai dari kesadaran masyarakat, terkendala dalam pendaftaran, hingga kemampuan untuk membayar iuran. Namun demikian, BPJS Kesehatan telah memberikan kemudahan-kemudahan untuk masyarakat mengakses pelayanannya. “Yang terbaru, kami menyediakan aplikasi Mobile JKN,” ujarnya didampingi Kabid Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Magelang, Agustin Erna.

Masih soal kendala UHC, adalah kemampuan dalam membayar iuran. BPJS Kesehatan bersama pemerintah setempat telah menyisir kemabali warga kurang mampu yang belum menjadi peserta untuk didaftarkan. Lalu, bagi warga kurang mampu yang terlanjut menjadi peserta mandiri, diusulkan untuk menjadi PBI. “Banyak peserta mandiri yang menunggak iuran karena mereka nggak mampu. Harusnya mereka di-cover segmen PBI APBN atau APBD tapi mereka nggak dapat, dan sangat perlu pelayanan kesehatan. Sehingga mereka memaksakan diri mendaftarkan jadi peserta mandiri.” (put/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...