PEMBIBITAN ATLET HANDAL : Pelaksanaan kejurkab merupakan sarana pembibitan atlet bulutangkis handal di Purworejo. (Taufik Rikhoyadi/Jawa Pos Radar Semarang)
PEMBIBITAN ATLET HANDAL : Pelaksanaan kejurkab merupakan sarana pembibitan atlet bulutangkis handal di Purworejo. (Taufik Rikhoyadi/Jawa Pos Radar Semarang)
TURUNKAN SEMUA PEMAIN : Klub PB SYP menurunkan semua pemain kelompok usia mengikuti Djarum Foundation Kejurkab Bupati Cup Purworejo 2018. (Taufik Rikhoyadi/Jawa Pos Radar Semarang)
TURUNKAN SEMUA PEMAIN : Klub PB SYP menurunkan semua pemain kelompok usia mengikuti Djarum Foundation Kejurkab Bupati Cup Purworejo 2018. (Taufik Rikhoyadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO-Pelaksanaan Djarum Foundation Kejurkab Bupati Cup Purworejo 2018 yang bergulir mulai hari ini, Jumat (27/4), di GOR GSH, Jalan Kemuning, Purworejo Kota, akan menggelar 11 partai laga. Pertandingan tersebut mencakup kategori Kelompok Usia dan Kelompok Dewasa.

Menurut Deputi Pertandingan, Ridianto Kusumo, kelompok pertandingan itu meliputi laga tunggal kelompok usia tingkat pra dini putra, dini putra / putri, anak putra, pemula putra / putri, serta ganda dini putra dan ganda anak putra. Selain itu, di kelompok dewasa, memainkan partai tunggal dan ganda dewasa putra, serta ganda dewasa campuran.

Jumlah pertandingan lebih sedikit dari Kejurkab sebelumnya. Hal ini karena banyak pemain kelompok usia yang naik ke tingkat pertandingan di atasnya, sementara kelompok yang ditinggalkan kuota pesertanya tidak memenuhi.

“Termasuk juga disebabkan beberapa pemain yang bersekolah kelas terakhir tidak mengikuti kejuaraan untuk mempersiapkan ujian,” paparnya kemarin.

Kategori kelompok dewasa, dapat dikuti siapa saja. Namun tetap dikhususkan bagi atlet Kabupaten Purworejo. Pesertanya selain pemain dewasa, juga pemain dari kelompok usia. Hal ini menjadi tujuan untuk terakomodir pemain muda yang tidak bisa bertanding di kelompok usia karena kuota pesertanya kurang. Seperti pemain remaja putra / putri, serta taruna putra / putri.

Ia menambahkan, langkah ini sebagai upaya PBSI di Kabupaten Purworejo untuk membina semua pemain bulutangkis, khususnya yang punya potensi. Terus mengasah kemampuan dan mencari prestasi melalui kejuaraan.

“Untuk jadwal pertandingannya, jam pertama kelompok paling bawah yakni pra dini, setelah itu tingkat diatasnya,” paparnya.

Mengenai titel Kejurkab seri pertama di tahun 2018 ini, memakai nama Bupati Cup. Menurut Ridianto, hal ini merupakan keputusan pengurus PBSI dan kepanitiaan bersama klub – klub Perkumpulan Bulutangkis (PB). Untuk titel kejuaraan PBSI Cup yang biasa dipakai untuk seri kejurkab lainnya, belum ada keputusan (dimainkan).

“Apapun titelnya, Kejurkab bulutangkis di Purworejo akan terus kami gelar setiap tahun. Hal ini sudah menjadi salah satu program Pengcab PBSI di kabupaten / kota, serta amanat dari Pengprov PBSI Jateng,” imbuh Ridianto yang juga menjadi pengurus bidang pertandingan PBSI Kabupaten Purworejo. (fiq/zal)