33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Bappeda Matangkan Skema Penurunan Kemiskinan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemprov Jateng telah menyiapkan tujuh program kerja yang menjadi fokus Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2019. Yakni pengentasan kemiskinan, pembangunan ekonomi berdaya saing ekspor, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta penguatan ketahanan pangan dan energi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Jateng, Sudjarwanto Dwiatmoko menjelaskan, ketujuh program kerja tersebut telah digodog dan disetujui lewat musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang).

Khusus untuk percepatan penurunan angka kemiskinan daerah, Sujarwanto mengaku sudah menyiapkan skema khusus.

“Pertama adalah klaster yang digunakan untuk penanganan masyarakat miskin absolut. Penanganan di kelompok ini perlu upaya besar untuk menekan jumlahnya,” ujarnya, Kamis (26/4).

Di klaster pertama ini, pihaknya menyiapkan kemudahan mengakses pangan, sandang dan papan. Upaya yang akan ditempuh antara lain penyediaan makanan bergizi dan beras untuk keluarga sejahtera (rastra), pembangunan rumah layak huni, dan akses gratis untuk pelayanan kesehatan dan pendidikan.

Untuk penanganan klaster kedua adalah memberikan akses permodalan dan pekerjaan yang mudah. Dalam penyediaan akses permodalan, terutama untuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pemprov menggandeng PT Jamkrida Jateng.

Sudjarwanto mengklaim, program yang melibatkan PT Jamkrida tersebut sudah membantu ratusan ribu UMKM baru mendapatkan akses permodalan. Berdasarkan data yang diperolehnya, hingga saat ini telah terdapat kurang lebih 130 ribu UMKM yang dijamin dengan dana yang mencapai Rp1 triliun.

Di sisi lain, Bappeda Jateng mencatat terdapat kurang-lebih 823 desa di provinsi ini yang masuk dalam zona merah kemiskinan pada tahun 2018 ini. Desa-desa pada kelompok tersebut tersebar di 15 kabupaten/kota dengan jumlah paling besar di Kabupaten Klaten dengan 88 desa,  Banyumas dengan 72 desa, dan Cilacap dengan 71 desa.

Kepala Sub-Bidang Pemerintahan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bappeda Jateng, Arief Boedijanto menambakhkan, pihaknya akan melakukan pemetaan masalah di 823 desa tersebut agar mendapatkan penanganan dan prioritas program yang tepat.

Meski mengalami penurunan pada tahun 2017 lalu, tingkat kemiskinan di Jateng masih menjadi yang tertinggi kedua setelah DIY di Pulau Jawa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin di Jateng per September 2017 mencapai 12,23 persen. (amh/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pedagang Diimbau Tera Ulang

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – UPT Metrologi Kota Magelang tiap hari membuka pelayanan tera ulang bagi para pedagang. Upaya ini untuk mencegah terjadinya kecurangan oleh oknum yang...

Gugatan PT JLA Ditolak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Nekad melawan perusahaan plat merah, Perum Bulog Divisi Regional Bulog Jateng dan Perum Bulog Subdivre I Semarang terkait wabah kutu, PT Jati Luhur...

Pejabat Mendadak Tes Urin

PEKALONGAN - Puluhan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan anggota DPRD Kota Pekalongan mendadak disuruh menjalani tes urine yang digelar Badan Narkotika Nasional...

Puluhan Hektare Sawah Terendam Rob

KENDAL — Puluhan hektare sawah di Kelurahan Karangsari terendam air rob selama dua tahun terakhir ini. Akibatnya, para petani tidak bisa menggarap, karena tanaman apapun...

UMKM Harus Dapat Tempat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi berharap Jateng Fair bisa memberikan manfaat besar. Baik bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memberikan PAD (pendapatan asli...

Pemkab Siap Rehabilitasi 500 Rumah

RADARSEMARANG.COM, Batang - Pemerintah Kabupaten Batang akan merehab 500 rumah setiap tahun. Rumah-rumah tak layak huni itu akan direhab secara bertahap di beberapa wilayah,...