33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Update Ilmu, Tangani Penularan Virus Hepatitis B

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Penularan virus berbahaya Hepatitis B sejauh ini kian tinggi. World Health Organization (WHO) mencatat, Indonesia menempati peringkat ke tujuh di dunia dengan prosentase 9,4 persen dari jumlah penduduk terserang virus ganas ini.

Satu di antara sepuluh warga Indonesia terkena virus Hepatitis B. Sedangkan di Jawa Tengah kurang lebih 5 persen dari jumlah penduduk terserang virus ini. Penularan virus ini mirip dengan penularan virus HIV.

Baik melalui jarum suntik, silet tukang cukur, hingga lifestyle atau gaya hidup seperti hubungan seks bebas. Tetapi penularan paling tinggi didominasi ibu hamil kepada bayinya.

Untuk upaya menekan angka Hepatitis B itu, Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) Cabang Kota Semarang bakal menggembleng para dokter melalui Workshop dan Simposium Semarang Gastroentero-Hepatology Update V yang bakal digelar di Patra Hotel dan Convention Semarang, pada Jumat 27, hingga Minggu 29 April 2018 mendatang.

“Kami akan mendatangkan para ahli pencernaan dan hati tingkat dunia, baik para ahli asal Indonesia maupun dari luar negeri. Salah satunya Professor Lawrence dari Singapura ahli pencernaan tingkat dunia,” kata Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) Cabang Kota Semarang, DR dr Hery Djagat Purnomo, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (25/4).

Komunitas dokter dari berbagai kota, Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, dan sejumlah kota besar di Indonesia, bakal hadir.

Workshop ini untuk meningkatkan skill maupun pengetahuan agar bagaimana seorang dokter mampu mengobati pasien Hepatitis B.

“Tujuan paling utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Para dokter agar meng-update ilmu-ilmu terbaru tentang pencernaan dan hati,” kata Ketua Panitia Workshop Semarang Gastroentero-Hepatology Update V ini.

Salah satu panitia, dr Didik Indiarso menambahkan, penyebaran virus Hepatitis bisa melalui penggunaan jarum suntik, donor darah atau transfusi darah yang tidak streril, atau tukang cukur yang menggunakan silet tidak sekali pakai. “Silet cukur ini cukup rawan, karena saat digunakan untuk mencukur barangkali ada percikan darah. Virus hepatitis ini jenis virus yang memiliki ukuran sangat kecil sekali, yakni berukuran nano meter,” terangnya.

“Tetapi paling banyak terjadi justru ibu hamil kepada bayinya. Maka penting dilakukan deteksi dini. Kalau tidak dikelola dengan baik, tidak dideteksi dan dilakukan penanganan, bisa berubah menjadi sakit liver, kanker hati, dan lain-lain,” katanya. (amu/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...