33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Saksi Pergi ke Eropa, Sidang Ditunda

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COMSEMARANG – Sidang dugaan penerimaan hadiah uang pengurusan hak atas tanah mencapai Rp 8,6 miliar dari pihak ketiga dengan terdakwa mantan Kepala Kantor Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang, Priyono, yang digelar di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (25/4). Pasalnya, dua saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) gabungan dari Kejagung dan Kejati Jateng tidak datang.

Kedua saksi tersebut adalah Cinta Ery Asmara alias Rieke, dan manajemen Bank Central Asia (BCA) Jakarta. Keduanya beralasan sedang di luar kota dan Eropa. Sedianya Cinta akan diperiksa terkait sejumlah uang yang mengalir ke dirinya. Dia juga diduga sebagai orang spesial terdakwa Priyono.

“Sidang ditunda. Cinta alasan ke Eropa. Untuk BCA diperiksa terkait transaksi keuangan,  rencana kami akan hadirkan ahli PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) dalam sidang selanjutnya, ” kata JPU gabungan yang diwakili Musriyono dan Fatoni Hatam kepada Jawa Pos Radar Semarang usai sidang.

Musriyono menyebutkan, sebelum sidang, keduanya sudah dikirimi surat resmi,  namun keduanya tidak hadir.  “Cinta sudah 2 kali tidak hadir,  katanya minggu depan baru bisa hadir, terkait pemeriksaan Cinta,  nanti saja biar diurai dalam persidangan, ” ungkapnya.

Menyikapi penundaan itu, kuasa hukum terdakwa,  Hono Setiadi mengaku tidak keberatan. Ia mengatakan,  sepenuhnya menyerahkan kepada proses sidang dan akan mengikuti proses hukum yang ada.

“Tidak keberatan,  kami akan mengikuti proses hukum yang ada,” kata Hono Setiadi singkat.

Dalam persidangan terungkap adanya dugaan uang mengalir ke tiga saksi dan keterlibatan PT Indo Permata Usahatama (IPU) yang merupakan perusahaan milik Achiok. Hal itu diketahui setelah memeriksa 3 saksi yakni,  Agung Wibowo, mantan karyawan PT IPU; Arif Sabtara  Triwibawa saudara terdakwa, dan Eko P yang merupakan mantan karyawan Hotel Grand Mandarin Pekalongan. (jks/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pelatihan Atasi Diare Anak 

MAGELANG-- Angka penderita diare di Magelang dinilai sangat tinggi. Di RST Dr Soedjono Magelang dalam setahun penyakit membahayakan ini menginfeksi 439  orang. Keprihatinan tersebut mendorong dua...

Kenalkan Khasanah Budaya Lokal

TEMANGGUNG- Dua puluh kelompok kesenian dari 20 kecamatan di wilayah Kabupaten Temanggung unjuk kebolehan dalam Temanggung Night Culture (TNC), Sabtu (11/11) malam. Kegiatan perdana...

Akad Nikah di Depan sang Ayah yang Tergolek Sakit

Dua sejoli ini harus melakukan pernikahan di salah satu bangsal RSUP Dr Kariadi. Keduanya menikah di depan sang ayah yang tergolek sakit. Seperti apa? ADENNYAR...

MAJT Terima Komunitas Suster Dunia

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sedikitnya 25 suster, rombongan dari Malawi (Afrika), Jerman, dan Brasil serta Indonesia yang dipimpin oleh Sr Valerie PI mengunjungi Masjid Agung...

Ingin Terus Berinovasi

RADARSEMARANG.COM - INOVASI demi inovasi telah dilakukan Novitasari Tribuana Tungga Dewi, utamanya di bidang gizi. Dengan inovasi yang diciptakan, dara kelahiran 10 November 1995 ini...

Pusat UMKM Batang Siap Jadi Jujukan Wisatawan

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Setelah sekian lama menjadi wacana, kini Kabupaten Batang memiliki pusat oleh-oleh produk khasnya. Area penjualan berada di kios Serambi Masjid Besar...