Pengangguran Sulit Akses Pekerjaan

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Pengangguran menjadi salah satu permasalahan terkait pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Meski lapangan pekerjaan ada, namun tidak semua pengangguran bisa mengaksesnya.

Plt Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko mengatakan, tingkat pengangguran terbuka di Jateng pada tahun lalu sebesar 4,52 persen. Angkanya memang tidak terlalu tinggi. Tapi ketika lapangan kerja terbuka, belum tentu mereka yang menganggur bisa mengaksesnya.

“Hal tersebut karena di dalamnya ada permasalahan keterampilan. Dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang relatif masih rendah daya saingnya ini, agak sulit mencapai pertumbuhan ekonomi yang signifikan,” ujarnya di sela Komunikasi dan Diseminasi Kebijakan Bank Indonesia di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Rabu (25/4) kemarin.

Terkait hal tersebut, sejumlah upaya dilakukan. Di antaranya meningkatkan keterampilan baik melalui pendidikan formal untuk jangka panjang serta pendidikan vokasi melalui berbagai pelatihan yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota.

“Untuk pembukaan pabrik sepatu yang membutuhkan sekitar 7.000 karyawan, misalnya. Tidak mudah merekrut tenaga kerja yang terampil menjahit dan beberapa persyaratan lainnya. Disitu kami bersinergi dengan dunia usaha untuk memberikan pelatihan,” ujarnya.

Ia berharap dengan sinergi tersebut, tak hanya  investasi dan lapangan kerja saja yang semakin terbuka, tapi masyarakat juga bisa mengakses kesempatan tersebut, memiliki penghasilan, memiliki daya beli untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari yang juga dihasilkan oleh warga sendiri. “Dengan demikian, perekonomian akan berputar, sehingga tingkat konsumsi dan kesejahteraan juga meningkat,” ujarnya. (dna/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...

More Articles Like This

- Advertisement -