33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Pengangguran Sulit Akses Pekerjaan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Pengangguran menjadi salah satu permasalahan terkait pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Meski lapangan pekerjaan ada, namun tidak semua pengangguran bisa mengaksesnya.

Plt Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko mengatakan, tingkat pengangguran terbuka di Jateng pada tahun lalu sebesar 4,52 persen. Angkanya memang tidak terlalu tinggi. Tapi ketika lapangan kerja terbuka, belum tentu mereka yang menganggur bisa mengaksesnya.

“Hal tersebut karena di dalamnya ada permasalahan keterampilan. Dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang relatif masih rendah daya saingnya ini, agak sulit mencapai pertumbuhan ekonomi yang signifikan,” ujarnya di sela Komunikasi dan Diseminasi Kebijakan Bank Indonesia di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Rabu (25/4) kemarin.

Terkait hal tersebut, sejumlah upaya dilakukan. Di antaranya meningkatkan keterampilan baik melalui pendidikan formal untuk jangka panjang serta pendidikan vokasi melalui berbagai pelatihan yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota.

“Untuk pembukaan pabrik sepatu yang membutuhkan sekitar 7.000 karyawan, misalnya. Tidak mudah merekrut tenaga kerja yang terampil menjahit dan beberapa persyaratan lainnya. Disitu kami bersinergi dengan dunia usaha untuk memberikan pelatihan,” ujarnya.

Ia berharap dengan sinergi tersebut, tak hanya  investasi dan lapangan kerja saja yang semakin terbuka, tapi masyarakat juga bisa mengakses kesempatan tersebut, memiliki penghasilan, memiliki daya beli untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari yang juga dihasilkan oleh warga sendiri. “Dengan demikian, perekonomian akan berputar, sehingga tingkat konsumsi dan kesejahteraan juga meningkat,” ujarnya. (dna/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Menag : Esensi Agama untuk Kemanusiaan

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Syaifuddin mengajak semua umat beragama untuk kembali pada esensi ajaran agama. Menurutnya, pada hakikatnya paham dan...

Driver Panggilan Tipu ‘Luar Dalam’ 7 Wanita

RADARSEMARANG.COM,  SEMARANG - Perbuatan Dede Kurniawan Sanjaya alias Dewa Krisna, 32, warga Jalan Alamanda, Kelurahan Pelutan, Pemalang, benar-benar bejat. Bermodal mobil rental dan akun Facebook,...

Dua Proyek BPBD Mangkrak

KAJEN -  Dua proyek rehabilitas dan rekonstruksi penanggulangan bencana rob senilai Rp 11,7 miliar di Desa Wonokerto Wetan dan Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten...

Dorong Pengembangan Ekonomi Syariah dan UKM

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Drs H Fathan Subchi memberikan masukan kepada calon Gubernur Bank Indonesia (BI)...

“Pak Ganjar Kula Nyuwun Kecap”

SRAGEN - Ratusan warga yang berkumpul di Klaster Ngebung, Kompleks Museum Purbakala Sangiran, Kamis (16/11) bersiap mendengarkan sambutan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Tapi setelah...

Perluas Pasar, Digital Marketing Wajib

SEMARANG-Banyak pelaku usaha yang belum memaksimalkan manfaat digital marketing. Akibatnya, banyak perusahaan yang akhirnya gulung tikar ataupun bangkrut karena kurang melakukan inovasi. "Kesulitannya terbanyak, pelaku...