33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

Batang Bangun Republik Jeruk

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Memiliki lahan pertanian yang potensial, serta guna mendukung tahun kunjungan wisata 2022 Batang Heaven of Asia, Pemerintah Kabupaten Batang menggandeng Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian, membangun Republik Jeruk. Sebuah kawasan agrobisnis dan agrowisata tanaman jeruk.

Tidak tanggung-tanggung, Pemkab Batang yang bekerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika Kota Batu, Jawa Timur, mendapat bantuan sebanyak 35.335 bibit jeruk. Penyerahan bibit dan penanaman sebagian bibit berlangsung di Balai Benih Holtikultura (BBH) Clapar Kecamatan Subah Batang, Rabu ( 25/4).

Plt Bappelitbang Kabupaten Batang, Lany Dwi Rejeki mengatakan, kegiatan tersebut berdasarkan kesepakatan Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian RI di bawah koordinasi pusat penelitian holtikultura, yang di laksanakan oleh Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika Kota Batu yang memberikan bibit jeruk bebas penyakit secara gratis.

Bibit yang telah dikirim baru sejumlah 21.260 batang dari total bantuan 35.335 batang. Terdiri dari empat varietas, yaitu Siam, Pontianak, Siam Madu, Keprok Terigas dan Keprok RGL. Sisanya akan dikirim lagi pada bulan November 2018.

“Bibit jeruk ini diharapkan dapat mendorong bertambahnya areal pertanaman jeruk seluas 70 hektare. Dan ini jumlah cukup besar yang membutuhkan kerja keras bersama agar slogan Republik Jeruk dapat sukses,” jelas Lani.

Selain itu, katanya, Pemkab Batang juga mendapat dukungan bimbingan teknologi oleh para ahli dan berupa demplot. Yang terletak di tiga  kecamatan yaitu Kecamatan Warungasem, Reban dan Bawang.

Bupati Batang Wihaji menambahkan, mayoritas masyarakat Batang adalah petani, sehingga sangat cocok dengan pengembangan kawasan jeruk. Dengan harapan Balai Benih Holtikultura milik Pemkab dapat dimaksimalkan dengan menanam jeruk yang dibantu gratis.

“ Balai Benih Holtikulura ( BBH )  Ini bisa dijadikan agrowisata baru yang sudah di masukan Perda sebagai bagian tempat wisata dan tempat edukasi bagi masyarakat,” Kata Wihaji

Menurutnya, Kabupaten Batang memiliki sejarah kejaayaan tanaman buah jeruk, sehingga bantuan tanaman jeruk tersebut bisa mengembalikan kejayaanya, karena hanya butuh keseriusan bersama dan kerja keras bersama.

“Kami juga berharap kepada masyarakat yang menerima bantuan bibit jeruk bisa dijadikan sentra jeruk di arah tempat wisata. Sehingga masyarakat yang wisata juga bisa mampir di kebun jeruk yang berada di 12 Kecamtan Batang,” harap Wihaji. (han/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Magang Guru Produktif, Upaya Tingkatkan Profesionalisme

RADARSEMARANG.COM - DUNIA kerja saat ini dan yang akan datang membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya memiliki kemampuan teoritis semata. Melainkan, juga...

16 Pelajar Diciduk Satpol

TEGAL- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tegal kembali melakukan razia pelajar bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta kepolisian, Rabu (22/11). Dalam...

Kelurahan Petompon Wakili Kota Semarang Lomba PHBS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kantor kelurahan Kelurahan Petompon,Kecamatan Gajahmungkur,Kota Semarang, selasa siang (25/9/18) mendadak riuh, dengan antraksi tari, menyambut kedatangan tim penilai Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS)...

SSA Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Panti Asuhan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Komunitas otomotif Honda Stream Semarang Atlas (SSA) mengajak anak-anak dari Panti Asuhan Al Amanah, Mangunharjo dan Panti Asuhan Nurul Ihsan, Tlogosari, menikmati ngabuburit...

Bagikan 100 Sepatu

WONOSOBO - Komunitas Wonosobo Mengajar sedekahkan 100 sepatu untuk anak yatim piatu di wilayah Kejajar dan Kalikajar. Kegiatan bagi-bagi sepatu dilangsungkan di gedung PKK...

Puasa dan Sikap Toleran

BAGI saya pribadi, Puasa tahun ini bermakna sangat penting dalam merekatkan kembali bingkai persaudaraan sebangsa yang sempat retak. Saya, dan mungkin banyak orang yang...