33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Agama Jangan Jadi Kendaraan Politik

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kondisi perpolitikan di Indonesia yang semakin memanas, harus didinginkan dengan sikap kebangsaan. Agama jangan sampai menjadi kendaraan politik agar situasi tidak semakin rusak dan runyam.

Hal ini ditegaskan oleh Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Buya Syafi’i Ma’arif usai menjadi pembicara dalam sarasehan kebangsaan di Gereja St Ignatius Kota Magelang, Rabu (25/4). Buya menegaskan, situasi akan menjadi rusak dan runyam jika agama sudah dijadikan kendaraan politik. Selain berbahaya, juga akan merusak kohesi sosial dan merusak pergaulan. “Kalau mau pakai agama, jadikan sebagai acuan moral. Politisi itu harus bisa tampil secara beradab, saling menghargai, dan tidak sampaikan ujaran kebencian,” tegas Buya.

Buya menuturkan, ajakan persatuan maupun suara-suara yang mencerahkan, harus terus disuarakan. Ia meminta seluruh umat agar jangan hanya menjadi umat yang pendiam.

“Kalau hanya diam saja, sekarang mereka yang memperalat agama bisa leluasa. Itu harus dilawan. Kita harus menunjukkan bahwa agama itu jangan dipakai untuk tujuan yang kotor, kumuh,” tandas Buya.

Buya juga tidak membenarkan jika kegiatan keagamaan disusupi dengan agenda politik. Sekali agama dimasuki politik, pasti akan dipergunakan untuk kepentingan pragmatis. “Kalau politiknya politik tinggi (tidak masalah). Tapi kalau politik tujuannya untuk kaitan Pilkada, Pemilu, cari pengikut, itu tidak benar,” bebernya. (had/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sudah Ada sejak 1960-an, Hanya Muncul saat Ramadan

RADARSEMARANG.COM - Saat ini, agaknya jarang ada anak muda yang tahu teng-tengan. Padahal zaman dulu, lampion ‘Jawa’ ini sangat terkenal. Terutama saat bulan Ramadan...

Ngaku Polisi, Perkosa Siswi SMA

RADARSEMARANG.COM, BREBES –  Aksi pemerkosaan disertai perampasan sepeda motor korban kembali terjadi di wilayah Kabupaten Brebes. Kali ini, kejadian menimpa anak di bawah umur...

Bangga Industri Karoseri Jateng

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Transportasi massal menjadi salah satu program yang menjadi prioritas Jateng ke depan. Untuk menggagas hal itu, Calon Gubernur Jateng Ganjar Pranowo...

Teriakan Petugas Tak Didengar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Seorang pengemudi ojek online (ojol) tertabrak Kereta Api (KA) di perlintasan Jalan Kokrosono, Semarang Tengah, Semarang, Minggu (3/6) sekitar pukul 06.30....

Ngopi Jadi Gaya Hidup Baru

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Berawal dari hobi ngopi Graciani Kanesia bertekad mendirikan Coffee n Beyond Cafe. Apalagi kopi sebagai gaya hidup belum menjadi tren di...

Ajak Masyarakat Gemar Olahraga

PEKALONGAN – Ada yang berbeda di peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Hotel Sahid Mandarin Pekalongan. Bekerja sama dengan Dinas Kepemudaaan Olahraga dan Pariwisata...